BRIEF.ID – Pengguna MRT Jakarta kini bisa menikmati pengalaman perjalanan yang lebih praktis karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menghadirkan sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirsentuh atau EMV Contactless.
Gubernur Provinsi Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa penumpang MRT tidak lagi diwajibkan membeli kartu khusus atau mengisi saldo sebelum bepergian. Pramono mengemukakan Inovasi ini menjadi yang pertama diterapkan pada transportasi publik di Indonesia dan menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem pembayaran menuju standar kota-kota global.
Melalui sistem tersebut, penumpang cukup melakukan tap in dan tap out menggunakan kartu kredit berlogo Visa maupun berlogo Mastercard yang telah mendukung fitur nirsentuh.
“Hari ini secara resmi sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirsentuh atau EMV Contactless di MRT Jakarta diluncurkan. Ini merupakan yang pertama di Indonesia, sehingga masyarakat dapat langsung menggunakan kartu kredit seperti Visa dan Mastercard tanpa perlu membeli kartu khusus,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (30/7).
Pramono menilai bahwa kemudahan akses pembayaran menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing Jakarta sebagai kota global.
Menurutnya, sistem serupa telah lebih dulu diterapkan di berbagai kota besar dunia, seperti Singapura, Tokyo, Shanghai, Kuala Lumpur, Hong Kong, Sydney, hingga New York.
“Sebagai kota global, Jakarta harus sejajar dengan kota-kota yang sudah menerapkan sistem ini. Inilah yang akan memberikan kemudahan sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Jakarta,” katanya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, lebih dari 2,5 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Jakarta sepanjang 2024.
Kehadiran sistem EMV Contactless tersebut diharapkan mempermudah wisatawan asing menggunakan MRT Jakarta karena mereka dapat langsung memakai kartu kredit yang dimiliki tanpa perlu membeli kartu perjalanan atau menukarkan uang untuk mengisi saldo.
Penerapan pembayaran nirsentuh di MRT Jakarta merupakan hasil kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta, Bank Indonesia, PT MRT Jakarta, Bank Mandiri, Mastercard, Visa, serta sejumlah perbankan nasional.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat digitalisasi layanan transportasi publik sekaligus memberikan lebih banyak pilihan metode pembayaran bagi masyarakat.
Ke depan, kata Pramono, Pemprov Jakarta menargetkan sistem pembayaran berbasis EMV Contactless dapat diterapkan secara terintegrasi pada berbagai moda transportasi umum lainnya.
“Saya berharap ke depan sistem ini tidak hanya digunakan di MRT Jakarta, tetapi juga di LRT Jakarta, Transjakarta, Transjabodetabek, hingga LRT yang dibangun pemerintah pusat. Dengan begitu, masyarakat dan wisatawan dapat berpindah moda transportasi melalui satu sistem pembayaran yang terintegrasi,” tutup Pramono. (ayb)


