Arsjad Rasjid: Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi 8% Butuh Kolaborasi

BRIEF.ID – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid menyatakan,  untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% pada lima tahun mendatang, diperlukan  kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Target pertumbuhan ekonomi nasional 8% dalam 5 tahun kedepan menjadi syarat mutlak untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045. Sebelumnya, Indonesia pernah lima kali mencapai pertumbuhan 8%,” kata Arsjad  pada acara “Gen8 Talk: 8% Bisa”  di Ganara Art Space, FX Sudirman, Jakarta, Kamis (17/10/2024).

Arsjad mengatakan,  untuk mencapai target pertumbuhan 8% Indonesia perlu mengakselerasi  laju pertumbuhan ekonomi  berkelanjutan dan inklusif, di mana salah satunya adalah  mengoptimalkan keunggulan kompetitif Indonesia.

Disebutkan keunggulan kompetitif Indonesia, di antaranya jumlah tenaga kerja terbesar ke-4 di dunia, kekayaan biodiversitas dan sumber daya hijau; pertumbuhan ekonomi yang kuat dan stabil dalam dua dekade terakhir, serta berbagai kerja sama strategis di tingkat regional dan global seperti G20 dan ASEAN.

“Sebagai bagian dari kolaborasi untuk mencapai  target pertumbuhan ekonomi 8%, Kadin Indonesia telah menyusun white paper yang berisi usulan prioritas strategis bagi pembangunan ekonomi Indonesia untuk lima tahun ke depan. Kami berharap white paper ini bisa menjadi referensi pemerintah dalam menyusun rencana kerja dan program pembangunan 2024-2029 sebagai landasan menuju Indonesia Emas 2045,” kata Arsjad.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Hujan Badai, Laga Prancis Lawan Irak Sempat Ditunda 2 Jam Lebih

BRIEF.ID - Laga lanjutan Grup I Piala Dunia 2026...

Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah, Prabowo Pastikan Konektivitas Semakin Merata

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan pembangunan jalan...

Piala Dunia 2026: FIFA Hapus Atribut Sponsor Alkohol untuk Pemain Muslim dan Di Bawah Usia 21 Tahun

BRIEF.ID - Gelaran Piala Dunia 2026 menyajikan sorotan menarik...

Rupiah Melemah Saat Harga Minyak Dunia Anjlok, Ini Penyebabnya

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah terhadap dolar...