Adhi Commuter Properti Tunda Bayar Bunga Obligasi Rp10,29 Miliar

BRIEF.ID – PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) mengajukan penundaan pembayaran bunga Obligasi III Tahun 2023 Seri A dan Seri B, yang telah jatuh tempo pada 8 Juni 2026. Penundaan dilakukan akibat keterbatasan likuiditas perseroan. Manajemen

telah meminta persetujuan pemegang obligasi melalui Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO).

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/6/2026), manajemen ADCP  menjelaskan belum dapat memenuhi kewajiban pembayaran bunga obligasi sesuai jadwal yang  ditetapkan. Kondisi itu dipicu perlambatan realisasi penjualan serta penerimaan kas dari proyek-proyek yang sedang berjalan sehingga dana yang tersedia belum mencukupi.

Dalam suratnya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 8 Juni 2026, ADCP menyampaikan telah menerima surat dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait dengan permintaan dana pembayaran bunga Obligasi III Adhi Commuter Properti Tahun 2023 Seri A-B ke-10.

Pembayaran bunga  semula dijadwalkan dilakukan pada 8 Juni 2026 kepada pemegang obligasi yang tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada recording date 2 Juni 2026. Nilai pembayaran bunga yang harus dipenuhi mencapai Rp10,29 miliar.

Manajemen menyatakan telah melakukan berbagai upaya untuk memperoleh sumber pendanaan dan mempercepat penerimaan kas guna memenuhi kewajiban tersebut. Namun hingga batas waktu jatuh tempo, dana yang dibutuhkan belum berhasil diperoleh perseroan.

Penundaan pembayaran bunga obligasi  berpotensi menimbulkan konsekuensi sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen transaksi terkait, termasuk hak-hak tertentu yang dapat dimiliki pemegang obligasi maupun pihak terkait lainnya. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Siapkan Aduan Etik ke FIFA, Norwegia Nilai Intervensi Politik dalam Kasus Balogun Ancam Integritas Sepak Bola

BRIEF.ID – Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) menilai campur...

IHSG Ambruk ke Level 6.200 Dipicu Aksi Risk Off, BMRI dan SMGR Terkoreksi 3%

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Harga Emas Antam Merosot Rp35.000, Nyaris Terhempas dari Level Rp2,6 Juta per Gram

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Menko AHY: Dekarbonisasi Transportasi Perkuat Ketahanan Energi dan Pertumbuhan Ekonomi

BRIEF.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan,...