BRIEF.ID-Pemulihan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total 91 BTS yang sempat mengalami gangguan, kini hanya kurang dari lima BTS masih terdampak.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mengerahkan tim teknis untuk mempercepat pemulihan layanan sekaligus menjaga masyarakat tetap terhubung di tengah proses penanganan pascabencana.
Penurunan jumlah BTS yang mengalami gangguan menjadi kurang dari lima unit menunjukkan sebagian besar jaringan telah kembali beroperasi. XLSMART menyebut pemulihan masih terus dilakukan secara intensif hingga seluruh BTS yang terdampak kembali normal.
Regional Group Head XLSMART Area Bali Nusra, Donny Darmawan, mengatakan pemulihan jaringan menjadi prioritas karena komunikasi sangat dibutuhkan masyarakat dalam situasi pascabencana.
“Prioritas kami adalah mempercepat pemulihan jaringan agar masyarakat di wilayah terdampak tetap dapat berkomunikasi, terutama dalam situasi pasca bencana. Penurunan jumlah BTS yang terdampak menunjukkan bahwa proses pemulihan terus berjalan, dan tim teknis kami akan tetap bekerja hingga layanan kembali normal,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (19/8).
Untuk menjaga jaringan tetap beroperasi di tengah kendala pasokan listrik, XLSMART juga menyiagakan 7 genset permanen dan 16 genset portabel di sejumlah lokasi yang terdampak.
Proses pemulihan dilakukan melalui koordinasi Network Operation Center (NOC), tim regional NTT, hingga teknisi di lapangan. Selain menangani BTS, teknisi juga memperbaiki jalur fiber optik yang terdampak serta mengalihkan trafik melalui jalur alternatif.
Mobilisasi perangkat dan sumber daya ke lokasi gangguan juga dilakukan. Namun, proses tersebut menghadapi tantangan berupa kondisi medan dan sejumlah titik longsor yang menyulitkan akses menuju lokasi terdampak. Meski demikian, perusahaan memastikan pemantauan jaringan dilakukan selama 24 jam.
Tidak hanya mengejar pemulihan infrastruktur, XLSMART juga memberikan benefit komunikasi bagi pelanggan XL, SMARTFREN, dan AXIS di NTT.
Pelanggan XL mendapatkan kuota data 3 GB dengan masa aktif tujuh hari, 10 menit telepon dan 10 SMS ke semua operator, serta gratis panggilan ke seluruh nomor XLSMART. Benefit tersebut dapat diaktifkan melalui *505#.
Sementara pelanggan SMARTFREN memperoleh bonus kuota internet 3 GB dengan masa aktif 30 hari tanpa perlu melakukan aktivasi atau registrasi tambahan. Pelanggan juga mendapatkan gratis telepon 10 menit dan 10 SMS ke semua operator selama 30 hari.
Adapun pelanggan AXIS mendapatkan kuota data 3 GB dengan masa aktif tujuh hari, ditambah Default Offer XL Peduli berupa 500 MB, 10 menit telepon, dan 10 SMS. Aktivasi dilakukan melalui *505#.
Dukungan ini ditujukan agar pelanggan tetap dapat berkomunikasi dengan keluarga, mendapatkan informasi penting, serta mendukung koordinasi selama masa pemulihan.
Donny mengatakan akses komunikasi memiliki peran penting setelah bencana terjadi.
“Dalam kondisi seperti ini, akses komunikasi menjadi kebutuhan penting. Karena itu, selain fokus pada pemulihan jaringan, kami juga memberikan dukungan komunikasi kepada pelanggan XL, SMARTFREN, dan AXIS agar tetap dapat terhubung dengan keluarga maupun memperoleh informasi yang dibutuhkan selama masa pemulihan,” ujarnya.
Selain dukungan jaringan dan benefit komunikasi, XLSMART juga tengah menyiapkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak gempa di NTT.
Bantuan akan disalurkan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana.
XLSMART memastikan proses pemulihan jaringan akan terus dilakukan sampai seluruh BTS yang terdampak kembali beroperasi.
Ketersediaan jaringan telekomunikasi dinilai penting bukan hanya untuk komunikasi masyarakat, tetapi juga untuk mendukung koordinasi penanganan bencana dan mempercepat kembalinya aktivitas warga di wilayah terdampak.
Dengan sebagian besar jaringan telah kembali pulih, perhatian XLSMART kini diarahkan pada kurang dari lima BTS yang masih mengalami gangguan, sembari memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga selama masa pemulihan. (ayb)


