TPN Ganjar-Mahfud:Quick Count Jangan Sampai Timbulkan Persepsi Menyesatkan

BRIEF.ID  – Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menegaskan, bahwa hasil quick count (hitung cepat) jangan sampai menimbulkan persepsi  menyesatkan. Pasalnya, penyesatan itu sangat berbahaya bagi demokrasi dan bisa mencederai kedaulatan rakyat yang menentukan siapa calon pemimpinnya.

“Jadi jangan menimbulkan persepsi yang menyesatkan, karena sangat berbahaya untuk demokrasi dan bisa mencederai kedaulatan rakyat yang menentukan siapa calon pemimpinnya,” ujar Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/2/2024).

Dia menambahkan, hasil hitung cepat tersebut bukanlah hasil resmi karena hasil penghitungan finalnya adalah penghitungan manual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), satu bulan setelah pelaksanaan pemungutan suara.

Dia menambahkan, sejauh ini ada kegelisahan dan keresahan di ruang publik, karena ada pertanyaan mengenai kredibilitas, seperti yang dulu dialami saat pelaksanaan pilpres sebelumnya. Kenapa demikian? Karena tidak mencerminkan output dari hasil sebenarnya dari pencoblosan itu sendiri.

“Pertanyaannya, apakah quick count itu fair atau tidak, apakah quick count itu imparsial atau tidak, apakah quick count itu bebas atau tidak, ini menjadi pertanyaan yang muncul setiap pelaksanaan pilpres,” tegasnya.

Kemudian, lanjut Todung, apakah quick count itu bisa dipakai oleh pihak-pihak tertentu, apakah bisa dipakai oleh pasangan calon (paslon) tertentu yang merupakan bagian dari pengkondisian.

“Nah itulah bagian yang menjadi concern kita,” tegasnya.

Dia menambahkan, potensi hasil hitung cepat menjadi bagian pengkondisian kemudian dijustifikasi menjadi output pilpres, kondisi tersebut mungkin saja bisa terjadi.

“Banyak sekali pemberitaan di media yang menyatakan paslon 02 targetnya itu satu putaran. Boleh saja, tapi quick count tidak bisa menjustifikasi itu. Karena hasil resmi baru diumumkan satu bulan setelah hari pemungutan suara, dan melalui proses penghitungan manual,” jelas dia.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Emas Antam Makin Melemah, Terseret Lonjakan Inflasi AS

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT  Aneka Tambang...

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Belanja Besar Tak Sepadan Pertumbuhan

BRIEF.ID - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dan...

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo, Kepuasan Publik terhadap Demokrasi Anjlok ke 40%, Terendah Sejak Reformasi

SMRC: Kepuasan Demokrasi Merosot 34 Poin Persentase, Kinerja Presiden,...

Dukung Perluasan Pasar Ekspor UMKM, Astra International Hadirkan Produk Unggulan Lokal di TEI 2026

BRIEF.ID - PT Astra International Tbk (Astra) menghadirkan beragam produk...