Rupiah Perkasa Tinggalkan Level Rp17.800 per Dolar AS

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah perkasa, dan meninggalkan level Rp17.800 per dolar Amerika Serikat (AS0, pada perdagangan hari ini, Kamis (20/8/2026).

Berdasarkan data transaksi antarbank di Jakarta atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, kurs rupiah dibuka melonjak 0,17% atau 30 poin menjadi Rp17.810 per dolar AS dibandingkan level sebelumnya Rp17.840 per dolar AS.

Penguatan rupiah terus berlanjut seiring jalannya perdagangan. Hingga pukul 11:00 WIB, nilai tukar rupiah terpantau perkasa di level Rp17.751 per dolar AS, menguat 0,49% atau 89 poin dibandingkan Rp17.840 pada penutupan perdagangan Rabu (19/8/2026).

Sementara di pasar spot, nilai tukar rupiah juga dibuka menguat 0,13% menjadi Rp17.809 per dolar AS, dan terus melanjutkan penguatan hingga menyentuh level Rp17.785 per dolar AS.

Penguatan rupiah ditopang oleh melemahnya ekspetasi pelaku pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

Hal itu, membuat arus modal asing masuk atau capital inflow di equity market emerging market kembali meningkat, termasuk ke padar keuangan Indonesia.

Ekspetasi investor terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed atau Fed Funds Rate (FFR) semakin pupus, seiring pengumuman Departemen Keuangan AS untuk mekakukan pembelian kembali (buyback) US Treasury atau obligasi pemerintah tenor jangka panjang.

Pengumuman tersebut, mampu meredam tekanan dari kenaikan harga minyak dunia terhadap pasar keuangan global. Pada perdagangan hari ini, harga minyak dunia naik tipis ke level US$92 per barel.

Selain rupiah, mayoritas mata uang Asia juga menguat, antara lain Baht Thailand, Ringgit Malaysia, Peso Filipina, Dolar Taiwan, dan Yuan Tiongkok.

Penguatan rupiah juga ditopang sentimen domestik, yakni keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI) untuk menahan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75%.

Keputusan RDG-BI tersebut direspons positif oleh pelaku pasar terutama investor asing, yang kembali agresif masuk ke pasar surat utang negara (SUN), sehingga menopang penguatan nilai tukar rupiah.

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diprediksi bergerak menguat di kisaran level  Rp17.720 per dolar AS hingga Rp17.820 per dolar AS. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Melonjak Uji Level 6.500 Ditopang Saham Sektor Konsumsi dan Komoditas Energi

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

KPK Ungkap Aliran Gratifikasi Valas Eks Kakanwil DJP Jakarta Khusus, Rp10 Miliar Masuk Deposito

BRIEF.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penerimaan...

Harga Emas Antam Melejit ke Level Rp2,7 Juta per Gram Hari Ini

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Harga Emas Dunia Melesat Tembus Level US$4.500 per Troy Ounce Imbas Buyback US Treasury

BRIEF.ID - Harga emas dunia melesat menembus level US$4.500...