BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah melemah terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (4/11/2026). Hal itu, merupakan imbas dari melandaiya indeks dolar AS.
Pada awal perdagangan hari ini, kurs rupiah dibuka menguat 0,15% atau 28 poin​ menjadi Rp18.132 per dolar AS dari level sebelumnya Rp18.160 per dolar AS.
Hingga pukul 11:30 WIB, kurs rupiah terpantau terus menguat ke level Rp18.140 per dolar AS, menguat 0,11% atau 20 poin dari level Rp18.160 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (3/11/2026).
Penguatan rupiah mengikuti pergerakan mata uang Asia yang mayoritas dibuka di zona positif, seiring melandainya indeks dolar AS, yang terpangkas 0,47% ke level 101,38.
Beberapa mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS, antara lain, Yen Jepang (+0,65%), Won Korea Selatan (+0,53%), diikuti oleh Ringgit Malaysia, Dolar Singapura, Baht Thailand, Dolar Hong Kong, dan Yuan Offshore.
Dari faktor domestik, pelaku pasar menerapkan aksi wait and see (menunggu) data pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang akan diumumkan besok.
Konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2026 sebesar 5,1%, dan turun menjadi 4,8% pada kuartal IV 2026. Sedangkan pertumbuhan ekonomi pada Tahun 2026 diperkirakan mencapai 5,2%.
Meski menguat, rupiah diprediksi akan mengalami koreksi seiring mencuatnya dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto, yang menyeret sejumlah pejabat tinggi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), termasuk mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Faktor politik dan hukum menjadi perhatian pasar, karena menyangkut dengan risiko investasi di suatu negara, dan berpotensi membuat premi risiko Indonesia diganjar lebih mahal oleh investor.
Selain itu, investor juga cenderung wait and see terkait rilis evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap posisi indeks saham dan pasar modal Indonesia.
Untuk perdagangan hari ini, rupiah diprediksi bergerak menguat terbatas di kisaran level Rp18.100 per dolar AS hingga Rp18.200 per dolar AS. (Jea)


