Rosé BLACKPINK Syuting di Amerika, Garap Proyek Baru dengan THEBLACKLABEL

BRIEF.ID – Rosé BLACKPINK terlihat sedang syuting di Amerika Serikat (AS), pada Jumat (26/7/2024). Diduga member BLACKPINK itu sedang menggarap proyek baru dengan THEBLACKLABEL.

Seperti diketahui, Rosé telah bergabung dengan THEBLACKLABEL untuk proyek solonya di luar aktivitas bersama BLACKPINK.

Berbeda dengan 3 member BLACKPINK lainnya yang mendirikan label sendiri, Rosé memilih bergabung dengan THEBLACKLABEL yang dipimpin Teddy, produser musik di YG ENtertainment yang mendirikan agensi tersebut.

Dalam foto-foto yang dilansir Allkpop, Sabtu (27/7/2024), Rosé BLACKPINK terlihat menggunakan jaket kulit berwarna hitam dipadu dengan celana pendek.

Rose terlihat santai mendengar arahan kru dan sutradara, kemudian menjalani syuting. Meski demikian, tak jelas apakah syuting tersebut untuk proyek musik, iklan, atau film.

Kabar mengenai Rosé BLACKPINK yang sedang syuting di AS memicu spekulasi di kalangan penggemar tentang kemungkinan proyek solonya yang akan datang.

Para fan menduga Rosé BLACKPINK sedang menggarap proyek single atau album solonya di bawah bendera THEBLACKLABEL yang dikomando oleh produser Teddy.

Banyak fan yang tidak sabar dengan proyek solo terbaru Rosé BLACKPINK, mengingat debut solonya melalui single “On The Ground” dan “Gone” sangat sukses.

“Kapan ia akan kembali sebagai solois? Saya ingin melihatnya bersolo karier dengan cepat,” kata salah satu netizen di NAVER.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BTS Awali World Tour 2026 di Stadion Goyang Seoul 

BRIEF.ID – Ribuan penggemar BTS memadati Stadion Goyang di...

Pemeriksaan Berkas Epstein, Mantan Jakgung Pam Bondi Mungkin Tak Hadir

BRIEF.ID – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) telah mengindikasikan...

Harga Minyak Kembali Naik dan Harga Saham di Bursa Asia Turun

BRIEF.ID - Harga minyak mentah kembali naik hingga di...

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2026 Jadi 4,7%

BRIEF.ID - World Bank atau Bank Dunia memangkas proyeksi...