BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026) ditutup melemah 101,28 poin atau 1,7% di level 5.839,78. Sebelumnya IHSG sempat melemah hingga level ke 5.644.
Total transaksi mencapai Rp 25,33 triliun dengan volume perdagangan sebesar 39,31 miliar saham. Sebanyak 191 saham mengalami kenaikan, 875 saham turun, dan 247 saham stagnan. Saham-saham LQ45 top losers adalah WIFI, CPIN, dan BRPT.
Tekanan jual berlanjut dari perdagangan sehari sebelumnya akibat maraknya berbagai macam rumor di pasar domestik di tengah ketidakpastian yang tinggi dan rendahnya kepercayaan investor.
Sementara itu, nilai tukar Rupiah ditutup melemah 0,45% di level Rp 18.020 per Dolar AS. Mayoritas indeks di bursa Asia juga bergerak melemah akibat meningkatnya ketegangan AS-Iran, yang berdampak pada kenaikan harga minyak serta kecemasan akan potensi meningkatnya inflasi.
Semua sektor melemah dengan pelemahan terbesar pada sektor industrial yang turun 4,07%. Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram negatif MACD dan Stochastic RSI membentuk Death Cross di area pivot.
Meskipun pelemahan IHSG berkurang dari level terendah intradaynya, namun diperkirakan pergerakan IHSG masih akan fluktuatif cenderung melemah dan menguji support di 5.700-5.800. (nov)


