Prabowo Targetkan Giant Sea Wall Pantura Rampung 20 Tahun, Dibangun dari Banten hingga Jawa Timur

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan segera memulai pembangunan giant sea wall atau tanggul laut raksasa di sepanjang pantai utara (Pantura) Pulau Jawa.

Proyek itu disiapkan sebagai infrastruktur perlindungan jangka panjang dalam rangka menghadapi ancaman kenaikan permukaan air laut sekaligus menjaga kawasan industri dan permukiman di Pantura.

Prabowo mengatakan bahwa pembangunan tanggul laut tersebut merupakan kebutuhan yang tidak bisa lagi ditunda hingga bencana terjadi. Pemerintah, kata Prabowo, perlu mengambil pelajaran dari Belanda yang telah membangun infrastruktur perlindungan pesisir dalam jangka panjang.

“Kita juga harus membangun giant sea wall, tanggul besar untuk mengamankan pantai utara Pulau Jawa. Ini mutlak harus kita lakukan, jangan kita tunggu bencana datang,” tuturnya di Gedung DPR Jakarta, Jumat (14/8).

Menurut Prabowo, giant sea wall di Pantura nantinya bukan sekadar tanggul penahan air laut. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi sabuk perlindungan bagi jutaan warga sekaligus menyelamatkan kawasan daratan yang mulai terdampak kenaikan permukaan laut.

“Giant sea wall kita di pantai utara Jawa harus kita bangun segera dan menjadi sabuk perlindungan bagi jutaan warga Pantura Jawa untuk menyelamatkan puluhan ribu hektar yang sudah mulai tenggelam oleh naiknya laut,” katanya.

Prabowo ingin proyek giant sea wall memiliki fungsi yang lebih luas. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung penyediaan air bersih, membuka jalur pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus menjadi proyek rekayasa yang meningkatkan kemampuan teknologi dan sumber daya manusia Indonesia.

“Selain itu, giant sea wall kita di pantai utara Jawa harus menjadi infrastruktur air bersih, harus menjadi jalur pertumbuhan baru, dan proyek rekayasa yang membangun kemampuan anak bangsa,” ujar Prabowo.

Dia menyebut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga telah menghasilkan sejumlah terobosan teknologi yang akan dimanfaatkan dalam pembangunan proyek tersebut.

“BRIN telah menghasilkan terobosan-terobosan teknologi yang akan kita gunakan untuk giant sea wall ini,” tuturnya.

Prabowo mengungkapkan pembangunan giant sea wall Pantura direncanakan berlangsung selama 15 hingga 20 tahun. Proyek tersebut akan dibagi menjadi 15 segmen yang membentang dari Banten hingga Jawa Timur.

“Pembangunan ini kita rencanakan dibagi 15 segmen dari Banten sampai Jawa Timur, sampai Gresik,” kata Prabowo.

Jika seluruh segmen dapat dikerjakan secara bersamaan, Prabowo memperkirakan waktu penyelesaian proyek bisa lebih singkat dari target 20 tahun. “Dan jika dilaksanakan serentak, sesungguhnya mungkin berkurang dari 20 tahun. Apapun, kita harus berani mulai,” ujarnya.

Prabowo bahkan mengakui proyek tersebut kemungkinan baru akan selesai di masa pemerintahan presiden berikutnya. Namun, dia menegaskan pemerintahan saat ini harus menjadi pihak yang memulai pembangunan.

“Proyek giant sea wall ini akan butuh 15 hingga 20 tahun untuk kita selesaikan pembangunan giant sea wall ini. Ini waktu yang lama, saya tidak tahu presiden keberapa yang akan meresmikan, tapi saya bertekad, presiden kedelapan akan mulai proyek ini,” tuturnya.

Prabowo menekankan pembangunan giant sea wall bukan hanya berkaitan dengan mitigasi bencana, tetapi juga menyangkut keberlangsungan aktivitas ekonomi nasional.

Menurut Prabowo, kawasan Pantura Jawa merupakan salah satu pusat aktivitas industri Indonesia. Maka dari itu, ancaman terhadap kawasan pesisir juga berarti ancaman terhadap masa depan industri nasional.

“Ini menyangkut hajat hidup puluhan juta rakyat kita yang hidup di Pantura. Dan kita harus ingat berapa persen industri kita ada di kawasan-kawasan di pantai utara mulai Jawa Barat sampai ke Jawa Timur. Jadi masa depan industri kita juga dipertaruhkan,” kata Prabowo. (ayb)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo: Pengadaan Barang dan Jasa Harus Terintegrasi

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan disiplin fiskal harus...

Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Turun 6% pada 2027

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menargetkan tingkat kemiskinan Indonesia...

Pasar Respons Positif Pidato RAPBN 2027, IHSG Menguat 1,59%

BRIEF.ID – Pasar keuangan merespons positif penyampaian Rancangan Anggaran...

Prabowo: Mulai 2027, 10.000 Puskesmas Direnovasi, Negara Siapkan Ambulans Udara

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan langkah besar pemerintah...