BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan peningkatan kesejahteraan rakyat bakal menjadi tujuan utama pemerintahan.
Prabowo menekankan bahwa keberhasilan kepemimpinan tidak cukup diukur hanya dari pertumbuhan ekonomi, tetapi harus tercermin dari kenaikan pendapatan riil dan daya beli masyarakat.
“Saya mau jadi Presiden untuk lihat rakyat saya sejahtera. Saya tidak mau jadi Presiden, rakyat saya miskin terus. Saya tidak mau jadi Presiden (kalau rakyat miskin terus). Malu saya. Lebih baik saya enggak jadi Presiden,” tutur Prabowo dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (22/10) malam.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Kelompok yang menjadi perhatian pemerintah antara lain petani, nelayan, pedagang, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Prabowo, kesejahteraan tidak cukup dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi secara agregat. Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat mengalami peningkatan kemampuan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Arti sesungguhnya dari kesejahteraan adalah bahwa penghasilan rakyat secara riil, secara nyata harus meningkat. Setiap keluarga harus memiliki daya beli yang nyata. Ini yang sedang kita perjuangkan. Ini garis kita, ini strategi kita,” katanya.
Pernyataan itu menempatkan peningkatan pendapatan riil dan daya beli sebagai tolok ukur penting bagi kebijakan ekonomi pemerintah.
Namun, realisasi target tersebut akan bergantung pada kemampuan pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan pendapatan di tengah berbagai tekanan ekonomi.
Untuk mencapai tujuan itu, Prabowo juga menyatakan pemerintah berkomitmen memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan ekonomi produktif, terutama bagi kelompok usaha yang membutuhkan dukungan modal untuk berkembang.
Pemerintah juga berencana mendorong pergerakan ekonomi dari tingkat bawah, termasuk di wilayah pedesaan, daerah terpencil, hingga kawasan perkotaan. Perluasan akses keuangan menjadi salah satu instrumen yang diharapkan dapat membuka kesempatan ekonomi lebih luas bagi masyarakat.
Selain akses pembiayaan, Prabowo juga menyoroti pentingnya perbaikan tata kelola kekayaan alam Indonesia. Pemerintah, kata Prabowo ingin memastikan pengelolaan sumber daya alam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar menghasilkan penerimaan ekonomi.
Upaya tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam agenda pemerataan kesejahteraan. Besarnya kekayaan alam Indonesia perlu diikuti tata kelola yang baik agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Prabowo juga mengingatkan para kepala daerah agar menjadikan kesejahteraan masyarakat sebagai ukuran keberhasilan kepemimpinan. Menurut dia, kedekatan pemimpin dengan masyarakat seharusnya tercermin dari perubahan nyata dalam kehidupan warga.
“Kebanggaan kalian sebagai pemimpin rakyat, kalau kalian datang ke rakyat, rakyatnya tersenyum. Nah, itu kebanggaan kalian,” tegasnya. (ayb)


