Perang di Iran Tekan Pergerakan Saham di Bursa dan Harga Minyak Melonjak  

BRIEF.ID – Kerugian di bursa Wall Street semakin dalam, pada penutupan perdagangan  Jumat (13/3/2026) akibat dampak berkelanjutan dari perang di Iran sehingga terus mendorong harga minyak lebih tinggi serta  meningkatkan tekanan inflasi pada ekonomi global.

Dikutip dari Associated Press, Senin (16/3/2026), indeks S&P 500 turun 0,6% setelah sempat naik hingga 0,9% di awal perdagangan, turun 3,1% sepanjang tahun ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,3%, dan indeks komposit Nasdaq turun 0,9%. Indeks-indeks tersebut juga mengakhiri minggu ini dengan kerugian mingguan ketiga berturut-turut.

Setelah sempat mereda di awal perdagangan Jumat (13/3/2026), harga minyak mentah kembali naik, membawa harga minyak acuan kembali di atas US$ 100 per barel. Minyak mentah Brent, standar internasional, ditutup 2,7% lebih tinggi pada US$ 103,14 per barel. Harga minyak mentah Brent naik sekitar 40% untuk bulan ini.

Harga minyak mentah AS per barel naik 3,1% menjadi US$ 98,71. Harga minyak telah naik sekitar 46% bulan ini.

“Saat ini semuanya hanya diperdagangkan dengan minyak mentah,” kata Michael Antonelli, ahli strategi pasar di Baird. “Pada dasarnya kita berada dalam kondisi menunggu sampai kita mendapatkan berita per jam, per hari tentang konflik di Timur Tengah.”

Harga minyak telah berfluktuasi sejak awal perang, pada 28 Februari 2026. Tindakan Iran secara efektif menghentikan lalu lintas kargo melalui Selat Hormuz, tempat seperlima minyak dunia biasanya berlayar.  Hal itu menyebabkan produsen minyak mengurangi produksi karena minyak mentah  tidak memiliki tempat untuk dikirim. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BRI Sukses Pertahankan Momentum Kinerja Solid, Penyaluran Kredit Tembus Rp1.562 T

BRIEF.ID- Di tengah meningkatnya risiko global akibat eskalasi konflik...

Prabowo Dijadwalkan Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat...

Harga Minyak Mentah Brent Tembus US$ 126 Per Barel

BRIEF.ID – Harga minyak naik ke level tertinggi sejak...

Kuartal I-2026, Laba Samsung Electronics Tembus 57,23 Triliun Won

BRIEF.ID –  Raksasa elektronik Korea Selatan,  Samsung Electronics melaporkan...