Penurunan Outlook, Membayangi Pergerakan IHSG

BRIEF.ID – Penurunan outlook oleh Moody’s akan membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pekan ini.

Riset Phintraco Sekuritas yang dirilis Senin (9/2/2026) menyebutkan bahwa IHSG  akan menguji level support di kisaran 7.700-7.800. Adapun saham-saham yang diunggulkan adalah PANI, TLKM, PNLF, CMRY, INTP, dan ERAL.

Di sisi lain, indeks di bursa Wall Street ditutup menguat pada Jumat (6/2/2026). Penguatan didorong oleh reboundnya saham sektor teknologi dan bitcoin.

Pekan ini, investor global mencermati data tenaga kerja dan inflasi AS, data inflasi dari Tiongkok, serta hasil pemilu sela di Jepang.

Moody’s menurunkan outlook saham perbankan dari stabil menjadi negatif, yaitu BMRI, BBRI, BBNI, BBCA dan BBTN.

Selain itu, Moody’s juga menurunkan outlook beberapa perusahaan Indonesia dari stabil menjadi negatif, yaitu TLKM, Telkomsel, Pertamina, Pertamina Hulu, MIND ID, ICBP, dan UNTR.

“Penurunan outlook oleh Moody’s tersebut berpotensi meningkatkan risk premium terhadap aset Indonesia dalam jangka pendek,” demikian disebutkan dalam riset Phintraco Sekuritas.

Sentimen ini dapat memicu foreign outflow sementara, pelemahan nilai tukar Rupiah, dan kenaikan volatilitas IHSG. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp17.938 per Dolar AS, Tersengat Lonjakan ULN Indonesia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup melemah terhadap...

Utang Luar Negeri Indonesia US$ 459,3 Miliar per Agustus 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah

BRIEF.ID - Utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat mencapai...

Letjen Kristomei Sianturi Resmi Dilantik sebagai Kepala BNPB

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei...

Prabowo Lantik Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto melakukan pergeseran jabatan strategis...