Peneliti PYC Sebut Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Dorong Arus Masuk Investasi Asing  

BRIEF.ID – Peneliti Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Akhmad Hanan mengungkapkan,  Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian menjadi salah satu faktor pendorong masuknya investasi asing sektor energi di Indonesia

“Standardisasi yang selaras dengan standar internasional akan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Juga,  memudahkan ekspor, dan menarik lebih banyak investasi asing,” kata Akhmad saat menjadi pembicara  pada talkshow  bertema “Reformasi Sektor Energi dan Mineral untuk Mendukung Keberlanjutan Sumber Daya Alam,” di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/9/2024).

Talkshow  yang dibuka Ketua Umum PYC, Filda Citra Yusgiantoro PhD, merupakan  bagian dari rangkaian Pekan Standar Lingkungan Hidup & Kehutanan (PeSTA) Tahun 2024 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia yang berlangsung pada 10-12 September 2024.

Akhmad mengatakan, standardisasi  berperan penting untuk mencegah distorsi pasar dan  menciptakan pasar energi yang lebih transparan, menjamin konsistensi kualitas, serta memastikan alokasi sumber daya yang lebih efisien.

Selain itu, lanjutnya, standardisasi juga mendukung pengurangan dampak lingkungan dengan mengadopsi teknologi yang lebih ramah lingkungan, serta meningkatkan akuntabilitas perusahaan energi dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.

“Harus diakui ada banyak tantangan dalam penerapan standardisasi. Contohnya,  kurangnya harmonisasi standar nasional dengan internasional, resistensi dari pelaku industri, serta koordinasi yang belum optimal antar lembaga. Oleh karena itu,  penegakan aturan standar yang kuat kepada pelaku industri menjadi kunci penting dalam menciptakan reformasi yang berkelanjutan,” pungkas Akhmad.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pramono Klaim Cakupan Transportasi Publik Jakarta Tembus 93 Persen, Tarif Bakal Disesuaikan

BRIEF.ID - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim...

Paripurna DPR Setujui RAPBN 2027, Defisit Rp671 T dan Target Ekonomi 6 Persen Jadi Sorotan

BRIEF.ID - DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Anggaran...

83.960 Posbankum Tangani 16 Ribu Kasus, Pemerintah Klaim Hemat Anggaran Rp1,2 Triliun

BRIEF.ID - Pemerintah mengklaim bahwa pembentukan 83.960 Pos Bantuan...

Nasib Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Final atau Kekecewaan Selanjutnya?

BRIEF.ID - Tim Nasional Indonesia harus puas bermain imbang...