Pendidikan Tinggi Kunci Utama Mewujudkan Generasi Indonesia Emas

BRIEF.ID – Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Ir Heri Hermansyah mengatakan, pendidikan tinggi dan sains-teknologi adalah kunci utama untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas.

“Di era industri 4.0 dan masyarakat 5.0, transformasi digital merupakan suatu keniscayaan untuk mencapai kemakmuran rakyat Indonesia. Pendidikan tinggi tidak bisa lepas dari pengaruh tantangan global yang mengubah lanskap sosial dan ekonomi dunia,” kata Heri Hermansyah di Kampus UI Depok, Selasa (4/2/2025).

Ia mengatakan, UI harus beradaptasi dengan perkembangan zaman, menghadirkan invensi dan inovasi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

“UI berkomitmen untuk aktif berperan dalam mencapai visi Indonesia Emas melalui peningkatan kualitas akademik, modernisasi infrastruktur pendidikan, peningkatan riset inovasi berdampak tinggi, serta pengembangan ilmu, seni, dan budaya,” ujarnya.

Disebutkan, UI berupaya memperkuat konektivitas dengan dunia usaha dan industri serta berkontribusi dalam pembangunan peradaban bangsa Indonesia. Seluruh langkah ini dilakukan untuk mewujudkan UI yang tidak hanya unggul, tetapi juga impactful.

Langkah-langkah UI sejalan dengan arahan yang disampaikan oleh Menteri Satryo dalam orasi ilmiahnya.

Menurutnya, pendidikan tinggi berperan penting dalam membangun ekonomi Indonesia. Pendidikan tinggi memiliki faktor yang mendukung tercapainya program prioritas Kemdiktisaintek.

Melalui akses pendidikan, pengembangan talenta, penumbuhan dan penguatan budaya ilmiah, serta penyelesaian permasalahan nasional; pendidikan tinggi dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, swasembada pangan dan energi, serta hilirisasi komoditas industri di Indonesia.

Ia mengatakan, setiap kampus di Indonesia memiliki keunikannya masing-masing. UI dengan kemampuannya sangat mungkin membantu industri dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Dalam hal ini UI berperan penting dalam menghasilkan talenta-talenta unggul yang berkontribusi bagi masyarakat dan mampu menjawab tantangan zaman. Dengan adanya masyarakat berpengetahuan, pembangunan berkelanjutan akan mudah dicapai. (Ant/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BI: Batasan Pembelian Valas Jadi US$25.000 Berlaku Juni 2026

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) akan memberlakukan batasan pembelian...

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Kekhawatiran Kondisi Fiskal Indonesia Masih Membayangi

BRIEF.ID -  Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini, Kamis...

BPOM Temukan 22 Obat Bahan Alam Berbahaya Mengandung BKO

BRIEF.ID - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan...

IHSG Ditutup Nyaris Terhempas dari Level 6.000, Terlemah di Kawasan Asia

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...