Pemerintah AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Tim Piala Dunia Iran

BRIEF.ID – Pemerintah Amerika Serikat (AS) melonggarkan sebagian pembatasan perjalanan bagi tim nasional (Timnas) Iran yang berlaga di Piala Dunia FIFA 2026. Sebelumnya, skuad Iran hanya diizinkan masuk ke wilayah AS sehari sebelum pertandingan. Kini, untuk laga Grup G melawan Mesir di Seattle,  pada Jumat (26/6/2026), mereka diperbolehkan masuk dua hari lebih awal.

Keputusan itu diambil setelah keluhan dari pihak Iran yang menilai aturan sebelumnya mengganggu persiapan dan pemulihan pemain. Pelatih Iran, Amir Ghalenoei,  menyebut timnya sebagai “tim yang paling tertindas di Piala Dunia” karena harus bolak-balik dari basis mereka di Tijuana, Meksiko, setiap kali bermain di AS.

“Ini sudah direncanakan dari pihak kami. Kami akan melihat bagaimana dua pergerakan pertama berjalan, dan jika berjalan lancar, kami akan memperpanjang satu hari tambahan mengingat waktu perjalanan yang lebih lama,”  kata Andrew Giuliani, direktur eksekutif Gugus Tugas FIFA Gedung Putih, dikutip dari Associated Press, Rabu (24/6/2026).

Saat ini, Iran berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Hasil pertandingan terakhir melawan Mesir akan sangat menentukan peluang Iran untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.

Perubahan kebijakan pertama kali dilaporkan oleh NBC News dan terjadi ketika para pejabat dari kedua negara bernegosiasi tentang bagaimana mengakhiri perang di Iran.

Penjaga gawang Timnas Iran Alireza Beiranvand berhasil menyelamatkan gawang saat menghadapi serangan pemain Timnas Belgia Maxim De Cuyper (5) pada pertandingan Piala Dunia 2026 di Inglewood, California, AS, Minggu, 21 Juni 2026.

Skuad Iran  mengeluhkan pembatasan perjalanan yang dikenakan  dan tantangan yang dihadapi sejak pecahnya perang. Iran awalnya ingin memindahkan pertandingan babak penyisihan grup ke Meksiko, negara yang memiliki hubungan diplomatik dengannya. Kamp basis Iran dipindahkan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana. Beberapa pejabat tim dan anggota staf pendukung dilarang bepergian ke AS bersama tim.

Pada  dua pertandingan pertama, di Los Angeles, AS tim tidak diizinkan  bepergian hingga sehari sebelumnya, yang berulang kali dikatakan oleh pelatih Iran, Amir Ghalenoei, merugikan tim. Tim hanya memiliki waktu kurang dari 24 jam di lapangan sebelum pertandingan siang hari Minggu.

“Saat ini, kami membutuhkan pemulihan lebih dari apa pun. Kondisinya sangat sulit bagi kami,” kata Ghalenoei melalui penerjemah setelah hasil imbang 0-0 melawan Belgia.  

Bukan hal yang aneh bagi tim untuk melakukan perjalanan sehari sebelum pertandingan, dan hal ini sesuai dengan peraturan FIFA, yang menyatakan bahwa “setiap tim harus melakukan perjalanan dari markas timnya ke tempat pertandingan satu hari sebelum hari pertandingan (MD-1) dan dalam kasus luar biasa pada MD-2, dan harus kembali ke markas timnya setelah pertandingan (pada MD/MD+1).”

Iran telah meminta lebih banyak waktu untuk beradaptasi dengan kota tuan rumah dan pulih setelah pertandingan, terutama untuk perjalanan sejauh 1.200 mil (1.930 kilometer) ke Seattle. Tim tersebut telah menjadwalkan latihan pada hari Kamis di Universitas Washington.

“Kami tidak meminta banyak. Kami hanya meminta prosedur yang sama seperti untuk 47 tim lainnya,” kata pemain tim nasional Iran, Alireza Jahanbakhsh, pada hari Minggu. “Semoga kami dapat membawa semua orang yang terlibat dan membantu kami.”

Timnas Iran juga mengaku mengalami kesulitan saat memasuki dan keluar dari AS, setiap kali melakukan penerbangan sejauh 127 mil (204 kilometer) antara Tijuana dan Los Angeles. Perjalanan yang biasanya singkat itu memakan waktu lima jam sehari sebelum pertandingan pertama mereka melawan Selandia Baru, kata kapten tim Mehdi Taremi.

Beberapa jam sebelum pertandingan melawan Belgia, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin mengatakan kepada Fox News bahwa Iran telah “mencoba memasukkan seseorang kemarin” yang memiliki hubungan langsung dengan Garda Revolusi Iran.

Dalam sebuah pernyataan, federasi sepak bola dengan keras membantah klaim tersebut, menyebutnya sebagai “kebohongan yang terang-terangan dan tak terbantahkan.” (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas dan Rawan Konsolidasi

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Senat AS Dukung Resolusi Penghentian Aksi Militer di Iran

BRIEF.ID - Senat Amerika Serikat (AS) mendukung sebuah resolusi...

Bursa Wall Street Bergejolak, Investor Khawatirkan Potensi Kenaikan Suku Bunga

BRIEF.ID – Bursa Wall Street, New York, Amerika Serikat...

Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Pencetak Gol di Enam Piala Dunia  

BRIEF.ID – Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo berhasil mengukir...