Mempertahankan Tradisi “Manjalang Mintuo” Menyambut Bulan Suci Ramadan

Tradisi manjalang mintuo atau mengunjungi mertua oleh menantu perempuan masih bertahan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Jamhur Dt Jati, di Pulau Punjung mengatakan, selain menyambut Bulan Suci Ramadan manjalang mintuo juga dilakukan saat  Idul Fitri.

Ia berharap tradisi manjalang mintuo bertahan di tengah kehidupan masyarakat, khususnya Minangkabau. Karena mengunjungi dan bersilaturahmi dengan orang tua yang masih hidup merupakan suatu keharusan yang tidak boleh ditinggalkan.

“Kunjungilah kedua orang tua selagi mereka masih hidup. Tanpa makanan yang dibawa, tetaplah datang dan bersilaturahmi dengan orangtua,” kata dia, seperti diberitakan ANTARA, Minggu (10/3/2024).

Ia mengatakan dalam tradisi manjalang mintuo, perempuan biasanya membawa rantang berisi masakan berupa rendang, kalio ayam, ikan goreng, sambal, kue, dan berbagai macam kuliner tradisional lainnya.

“Saat ini masih banyak masyarakat yang melaksanakan tradisi manjalang mintuo sebagai bentuk penghormatan antara menantu dengan mertua,” kata dia.

Meski tradisi tersebut sudah menjadi turun-temurun, ia juga tak menampik jika ada sebagian dari masyarakat yang tidak melaksanakan. Hal ini mungkin dikarenakan beberapa faktor seperti jarak dan lainnya.

“Mungkin hal lain karena faktor ekonomi, namun ada juga warga yang tidak membawa rantang dan hanya mengunjungi saja, tidak masalah, tidak ada larangan dan menjadi kewajiban untuk membawa sesuatu. Poin pentingnya adalah silaturahmi dan bermaafan sebelum memasuki Ramadhan,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang Masyarakat Nagari Sikabau, T Rahma Putri (31), mengatakan manjalang mintuo, selain bentuk penghormatan, juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antara menantu dan mertua.

“Iya hari ini mau ke tempat mertua, bawa makanan juga untuk makan bersama nanti di rumah mertua,” katanya.

Ia menambahkan manjalang mintuo bukan hanya datang ke rumah dan saling maaf-bermaafan, namun kata dia disertai membawa rantang yang berisi bermacam masakan. Makanan tersebut akan dihidangkan dan dimakan bersama-sama.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Proyek MRT Fase 2A Bundaran HI-Kota Ditargetkan Rampung Bertahap 2029

BRIEF.ID - Pemerintah menargetkan proyek pembangunan MRT Fase 2A...

Dukung Percepatan UMKM Naik Kelas, Kemenko PM Luncurkan ‘Perintis Berdaya Connect’ di Bandung

Bandung, 12 Mei 2026 - Kementerian Kementerian Koordinator Bidang...

Rupiah Keok, Tembus  Rp 17.529 per Dolar AS

BRIEF.ID – Nilai tukar Rupiah keok menghadapi kekuatan Dolar...

IHSG Ditutup Melemah

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan...