BRIEF.ID – LRT Jakarta rute Kelapa Gading- Manggarai yang baru saja diresmikan pada hari ini, Rabu (16/9) mendapat apresiasi dari Kapoksi Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya. Pengembangan transportasi massal perkotaan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sistem mobilitas yang terintegrasi.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada Rabu (16/9/2026) yang turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai tentu patut kita apresiasi. Kehadiran layanan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat transportasi publik sekaligus memberikan alternatif mobilitas bagi masyarakat,” tutur Danang dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (16/9).
Danang menilai konektivitas antarkawasan melalui transportasi massal dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Layanan tersebut diharapkan menunjang mobilitas warga untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun menjalankan aktivitas ekonomi.
Namun, Danang menekankan bahwa peresmian dan penambahan rute belum cukup untuk memastikan transportasi publik menjadi pilihan utama masyarakat. Menurutnya, kualitas layanan harus menjadi perhatian setelah operasional berjalan.
Dia meminta aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas dalam pengoperasian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai.
Selain itu, integrasi dengan moda transportasi lain dinilai menjadi faktor penting agar keberadaan LRT tidak berdiri sendiri. Kemudahan perpindahan antarmoda akan menentukan seberapa efektif layanan tersebut digunakan masyarakat dalam perjalanan sehari-hari.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana LRT ini terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Masyarakat harus mendapatkan kemudahan ketika berpindah dari satu moda ke moda yang lain,” katanya.
Danang berharap pengoperasian rute Kelapa Gading-Manggarai dapat mendorong masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi. Perpindahan pengguna ke transportasi umum, menurut dia, dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan.
Peningkatan penggunaan transportasi massal juga dinilai dapat membuat mobilitas masyarakat lebih efisien. Namun, hal itu sangat bergantung pada kualitas layanan, keterjangkauan biaya, akses menuju stasiun, serta koneksi dengan moda transportasi lainnya.
“Transportasi publik harus terus dikembangkan agar semakin menjadi pilihan utama masyarakat. Dengan layanan yang aman, nyaman, terjangkau dan terintegrasi, kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum akan semakin meningkat,” ujar Danang.
Dia juga menilai pembangunan transportasi publik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan jaringan transportasi di wilayah perkotaan saling terhubung.
Untuk itu, Danang juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengembangan transportasi massal.
Menurutnya, kebutuhan terhadap transportasi publik terintegrasi tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di berbagai kota besar di Indonesia. Pengembangan jaringan transportasi perlu disesuaikan dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di masing-masing wilayah. (ayb)


