Lion Group Investasi US$ 12 Juta di Perusahaan Stablecoin Indonesia

BRIEF.ID – Lion Group Holding Ltd, perusahaan berbasis di Singapura,  mengumumkan partisipasinya pada investasi di PT Nusantara Bumi Sangkara, sebuah perusahaan teknologi berbasis di Indonesia yang mengembangkan stablecoin yang dipatok terhadap Rupiah Indonesia.

Dikutip dari Investing.com, Selasa (23/6/2026), berdasarkan perjanjian dengan Meili Capital Management Limited, Lion Group akan memberikan pertimbangan investasi hingga US$ 12 juta melalui transaksi non-tunai yang melibatkan penerbitan saham biasa yang diwakili  American Depositary Shares atau efek berbasis ekuitas lainnya.

Perusahaan akan memperoleh kepentingan ekonomi tidak langsung sebesar 10% di perusahaan target melalui Meili atau kendaraan investasi yang ditunjuknya.

PT Nusantara Bumi Sangkara sedang mengembangkan NIDR, sebuah stablecoin yang dipatok 1:1 terhadap Rupiah Indonesia dan didukung oleh aset cadangan. Perusahaan ini bertujuan untuk menyediakan layanan transfer dana lintas batas dan pertukaran nilai, sekaligus membangun infrastruktur keuangan digital yang mengintegrasikan blockchain, kontrak pintar, dan pengendalian risiko berbasis kecerdasan buatan. Perusahaan target telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia.

Lion Group menyatakan bahwa investasi ini sejalan dengan strategi Digital Asset Treasury-nya dan rencana akuisisi Aquila Hash, Inc., sebuah platform infrastruktur AI berbasis di Amerika Serikat. Perusahaan mengoperasikan platform perdagangan yang menawarkan perdagangan total return swap, perdagangan contract-for-difference, serta perdagangan opsi saham over-the-counter.

Saat ini, saham perusahaan diperdagangkan dengan kapitalisasi pasar hanya sebesar US$ 2,89 juta dengan harga saham US$ 0,62, turun 98,5% dalam setahun terakhir. Meski mengalami penurunan ini, analisis InvestingPro menunjukkan bahwa saham ini masih undervalued relatif terhadap Nilai Wajarnya, menempatkannya di antara peluang dalam daftar saham paling undervalued di platform tersebut.

Wilson Wang, Chief Executive Officer Lion Group, menyatakan bahwa transaksi ini menjaga modal perusahaan sekaligus memberikan eksposur terhadap platform stablecoin dan pembayaran digital di Asia Tenggara.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Bitcoin Dekati US$ 65.000, Investor Waspadai Risiko Chain Split

BRIEF.ID - Harga Bitcoin kembali mendekati level US$ 65.000,...

Lee Dae Hwi AB6IX Gabung Off The Record Entertainment, Reuni dengan Kim Jae Hwan

BRIEF.ID – Lee Dae Hwi, anggota grup K-pop AB6IX,...

BTS Puncaki Peringkat Reputasi Merek Boy Group Agustus 2026

BRIEF.ID – BTS kembali menduduki posisi teratas dalam peringkat...

Kasus Korupsi MBG, Kejagung telah Periksa 80 Orang Saksi

BRIEF.ID - Kejaksaan Agung menjamin tidak akan menghentikan perkara...