BRIEF.ID – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa sejak Senin pagi. Rangkaian peringatan diawali dengan Kirab Bendera Pusaka dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka, Jakarta.
Kirab membawa dua benda bersejarah yang memiliki makna penting bagi bangsa Indonesia, yakni duplikat Bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi. Keduanya diarak menuju Istana Merdeka untuk digunakan dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prosesi diawali dengan penyerahan duplikat bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi dari Kaskogartap I/Jakarta Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa kepada Perwira Paspampres. Selanjutnya, kedua benda bersejarah tersebut diserahkan kepada Tim Purna Paskibraka Duta Pancasila di Ruang Kemerdekaan Monas.
Sultana Najwa, Purna Paskibraka 2025 yang mewakili Provinsi DKI Jakarta, mendapat amanah membawa duplikat Bendera Merah Putih. Sementara itu, Aliah Sakira, Purna Paskibraka 2025 dari Provinsi Sulawesi Selatan, membawa naskah teks Proklamasi.
Keduanya kemudian menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa menuju Istana Merdeka. Kirab berlangsung meriah dengan keterlibatan berbagai unsur pasukan yang membawa simbol angka dan sejarah kemerdekaan Indonesia.
Sebanyak 45 pasukan motoris Polisi Militer mengiringi perjalanan sebagai simbol tahun Proklamasi. Selanjutnya, 170 taruna dan taruni Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian turut memeriahkan perjalanan kirab.
Unsur pasukan berkuda juga menjadi bagian penting dalam prosesi. Sebanyak 81 pasukan berkuda melambangkan usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81. Selain itu, terdapat 17 pasukan berkuda sebagai simbol tanggal Proklamasi, delapan kuda penarik kereta kencana, serta delapan pasukan berkuda yang melambangkan bulan Proklamasi.
Kirab semakin semarak dengan kehadiran 76 pasukan berpakaian Nusantara. Pakaian tradisional dari berbagai daerah tersebut menggambarkan keberagaman budaya Indonesia yang hidup dalam satu kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dari Cawan Monas, rombongan bergerak melewati Jalan Medan Merdeka Barat menuju halaman Istana Merdeka. Sepanjang perjalanan, masyarakat menyaksikan perpaduan sejarah, budaya, tradisi kenegaraan, dan unsur militer dalam satu rangkaian perayaan kemerdekaan.
Setibanya di Istana Merdeka, Tim Purna Paskibraka Duta Pancasila turun dari Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. Duplikat Bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi kemudian diserahkan untuk ditempatkan di meja mimbar kehormatan.
Kirab Bendera Pusaka bukan sekadar seremoni dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Prosesi tersebut menjadi simbol kesinambungan sejarah dan pesan kebangsaan bahwa kemerdekaan yang diperjuangkan para pendiri bangsa harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Di balik derap langkah pasukan, dentuman drum corps, barisan berkuda, dan ragam pakaian Nusantara, tersimpan pesan tentang persatuan dalam keberagaman serta tanggung jawab generasi penerus untuk menjaga kemerdekaan Indonesia. (nov)


