BRIEF.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat telah melayani sebanyak 1.405.963 pelanggan selama periode libur panjang Iduladha 1447 Hijriah yang berdekatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, yakni pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat posisi kereta api sebagai salah satu moda transportasi utama selama momentum libur panjang nasional.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengemukakan tingginya jumlah pelanggan tersebut menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis rel.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai bagian dari perjalanan mereka selama libur panjang ini,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (2/6).
Anne menambahkan setiap periode liburan menjadi momentum evaluasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, KAI akan terus melakukan berbagai pengembangan layanan, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kualitas operasional guna menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
“Kepercayaan yang diberikan masyarakat menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, keselamatan perjalanan, kenyamanan pelanggan, serta kemudahan akses layanan di berbagai titik perjalanan,” tuturnya.
Menariknya, pola perjalanan masyarakat pada long weekend kali ini tidak hanya terkonsentrasi pada satu hari tertentu sebagaimana lazim terjadi pada periode liburan sebelumnya. Sebaliknya, arus keberangkatan dan kepulangan berlangsung lebih merata sepanjang masa liburan.
Data KAI menunjukkan volume pelanggan harian konsisten berada di atas 175 ribu orang per hari, bahkan terus meningkat hingga penghujung periode libur. Puncak perjalanan tercatat pada Senin (1/6/2026) dengan 236.698 pelanggan, menjadi angka tertinggi selama periode tersebut.
Sementara itu, jumlah pelanggan pada 26 Mei mencapai 214.349 orang, kemudian 155.110 pelanggan pada 27 Mei, sebanyak 175.526 pelanggan pada 28 Mei, sebanyak 191.849 pelanggan pada 29 Mei, sebanyak 214.142 pelanggan pada 30 Mei, dan 218.289 pelanggan pada 31 Mei 2026.
Fenomena ini mengindikasikan bahwa masyarakat semakin fleksibel dalam menentukan jadwal perjalanan. Tidak hanya memanfaatkan awal masa libur, banyak pelanggan memilih mengoptimalkan waktu liburan hingga hari terakhir sebelum kembali beraktivitas.
Dari sisi tujuan perjalanan, relasi Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Surabaya masih menjadi koridor dengan permintaan tertinggi selama periode long weekend.
Relasi Gambir-Yogyakarta menjadi yang paling diminati dengan total 18.514 pelanggan, disusul Yogyakarta-Gambir sebanyak 15.047 pelanggan. Adapun relasi Gambir-Semarang Tawang mencatat 11.935 pelanggan dan Semarang Tawang-Gambir sebanyak 11.746 pelanggan.
Selanjutnya, relasi Gambir-Bandung melayani 11.375 pelanggan, Pasar Senen-Surabaya Pasarturi sebanyak 10.342 pelanggan, Bandung-Gambir sebanyak 10.131 pelanggan, Surabaya Pasarturi-Pasar Senen sebanyak 9.682 pelanggan, Surabaya Gubeng-Yogyakarta sebanyak 9.449 pelanggan, serta Yogyakarta-Surabaya Gubeng sebanyak 9.161 pelanggan.
Dominasi relasi tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menuju kota-kota yang memiliki daya tarik wisata, pendidikan, budaya, hingga pusat kegiatan ekonomi. (AYB)


