Kadin Indonesia-SwissCham Luncurkan “Indonesia Sustainability 4.0 Network”

BRIEF.ID – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kamar Dagang Swiss Indonesia (SwissCham) resmi meluncurkan “Indonesia Sustainability 4.0 Network” di Menara Kadin,  Jakarta, Selasa (26/9/2023).

“Indonesia Sustainability 4.0 Network” menghadirkan program komprehensif dan berkesinambungan,  termasuk program pendidikan, pelatihan, dan lokakarya; kolaborasi proyek; serta business needs matching.

“Kami sepakat bahwa mempromosikan pembangunan keberlanjutan tanpa melakukan aksi nyata hanya menjadi slogan semata. Pembangunan berkelanjutan harus diimplementasikan menjadi program dan proyek nyata yang dijalankan di negara ini,” kata Ketua Umum Kadin

Indonesia Arsjad Radjid dalam sambutannya yang disampaikan melalui video singkat saat acara peresmian.

Seperti diberitakan Antara, sebanyak 90 perusahaan dan usaha kecil dan menengah telah memberikan dukungan dan komitmen pada “Indonesia Sustainability 4.0 Network” dengan ikut berpartisipasi dalam penandatanganan ikrar inisiatif.

Inisiasi jejaring itu juga memfasilitasi kegiatan dan inisiatif terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) termasuk melalui berbagai program penghargaan, berbagi pengetahuan, acara jejaring dan proyek kolaboratif.

Hasil dari kegiatan-kegiatan itu akan terwujud melalui bentuk kerja sama pada empat bidang utama antara lain mempromosikan pemimpin perempuan dalam pembangunan keberlanjutan (SDG poin 5), meningkatkan akses terhadap air bersih (SDG poin 6).

Kemudian memajukan transisi energi bersih dan mencapai emisi nol karbon (SDG poin 7), serta mengurangi dan menggunakan kembali plastik (SDG poin 12).

Sementara itu sebagai Head of Sustainability & Innovation SwissCham, Christophe Piganiol menjelaskan konsep pembentukan “Indonesia Sustainability 4.0 Network” berakar pada komitmen kuat dari penyelenggaraan B20 Sustainability 4.0 Awards tahun 2022.

Christophe berharap “Indonesia Sustainability 4.0 Network” dapat menjembatani kesenjangan antara pelaku UKM dan pelaku sektor korporasi serta dapat memberikan dampak signifikan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

“Dengan platform ini, kami berharap dapat menjembatani kesenjangan tersebut dan menciptakan dampak yang lebih signifikan,” ujarnya.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.550.000 per Gram, Pasar Cermati Arah Suku Bunga The Fed

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Wamen Koperasi Klaim KDKMP Jadi Lokomotif Ekonomi Desa, Ini Tantangannya

BRIEF.ID – Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyatakan Koperasi...

IHSG Melesat ke Level 5.300 Imbas BI-Rate Ditahan di Kisaran 5,75%

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Bakom Klaim Pemerintah Prabowo Pro-Buruh, Upah Naik 6,5 Persen dan Potongan Ojol 8 Persen

BRIEF.ID – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Syahganda Nainggolan mengklaim...