IHSG Terus Menguat Uji Level 6.100 Ditopang BREN dan TLKM

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menguat, dan menguji level 6.100 pada perdagangan hari ini, Selasa (14/7/2026).

Sejak awal perdagangan, IHSG terpantau bergerak fluktuatif, namun bertahan di zona hijau, dengan menyentuh level tertinggi di 6.084, dan level terendah di 6.002.

Hingga pukul 13:00 waktu JATS, IHSG terpantau menguat 0,61% atau 36,77 poin ke level 6.074. Sebelumnya pada awal perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,33% atau 19,92 poin adi level  6.057.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 421 saham naik harga, 182 saham turun harga, dan 187 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Adapun volume saham yang ditransaksikan mencapai 21,838 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.837.275 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp10,223 triliun.

Penguatan IHSG ditopang aksi borong selektif terhadap saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Harga saham BREN terpantau melonjak 6,19% atau Rp200 menjadi Rp3.430 per lembar, sedangkan TLKM enguat 2,39% atau Rp60 atau Rp2.570 per lembar.

Sentimen positif penguatan IHSD masih ditopang penilaian S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat utang jangka panjang Indonesia di level BBB, dan jangka pendek di level A-2.

Lembaga pemeringkat global ini, juga menilai prospek peringkat utang jangka panjang Indonesia masih stabil. Berbagai tekanan akibat pelemahan posisi fiskal, serta kondisi eksternal, bersifat sementara.

Menguatnya nilai tukar rupiah seiring lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk pada perdagangan hari ini, juga menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG.

Meski demikian, IHSG tetap rawan koreksi berkaitan dengan konflik Timur Tengah yang kembali memanas dan membuat harga minyak dunia jenis Brent melonjak ke level US$84,2 per barel.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi menguat, dan menguji level 6.100, bergerak di kisaran level support 5.800 hingga level resistance 6.120. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

KPK Soroti Risiko Gratifikasi di Ditjen Pajak: Bisa Buka Celah Manipulasi Pajak

BRIEF.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti dampak dugaan...

KPK Ungkap Modus Sponsorship Fashion Show Anak Eks Pejabat Pajak Tersangka Kasus Gratifikasi

BRIEF.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penggunaan...

KPK Tahan Eks Pejabat Pajak Tersangka Kasus Gratifikasi Rp20,7 Miliar

BRIEF.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan pejabat...

DPR Desak Audit Forensik KSP Mekarsari, Ungkap Aliran Dana Rp600 Miliar

BRIEF.ID - Dugaan persoalan di Koperasi Simpan Pinjam (KSP)...