BRIEF.ID – Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kian pesat kini diiringi tantangan besar dalam mengelola layanan pelanggan.
Lonjakan pertanyaan pembeli yang masuk dari berbagai kanal tak jarang membuat pelaku usaha kewalahan, hingga memicu keterlambatan respons yang berisiko menghilangkan potensi penjualan.
Menjawab persoalan tersebut, aplikasi berbasis kecerdasan buatan dibalas.ai hadir sebagai solusi otomatisasi komunikasi pelanggan yang terintegrasi secara multi-channel.
CEO BRIEFER, Farahiya Thirafi mengungkapkan bahwa loyalitas konsumen saat ini menjadi jauh lebih cair karena melimpahnya pilihan produk di pasar.
“Ketika respons yang diberikan penjual lambat, calon pembeli dapat dengan mudah berpindah ke toko lain,” tuturnya dalam Seminar UMKM yang diselenggarakan Netralnews.com (NNC) dan didukung oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dibalas.ai dan JNE, di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Jumat (28/8).

Untuk itu, menurut Farahiya, pelayanan pelanggan tidak lagi dapat dipandang sekadar tugas administratif harian saja, melainkan telah bergeser menjadi bagian dari infrastruktur vital yang menentukan keberlanjutan dan skala pertumbuhan bisnis UMKM.
Aplikasi dibalas.ai dirancang khusus untuk bekerja sebagai responden pertama (first responder) selama 24 jam non-stop. Sistem tersebut juga mampu mempelajari konteks bisnis pengguna secara spesifik melalui basis pengetahuan (knowledge base) yang diunggah langsung oleh pemilik usaha, seperti daftar menu, harga, rincian lokasi, hingga informasi ketersediaan stok barang.
Seluruh pesan yang masuk dari berbagai platform seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Telegram pun dapat dikonsolidasikan ke dalam satu kotak masuk terpusat dengan gaya bahasa (tone of voice) yang bisa disesuaikan dengan citra brand.
Kendati mengandalkan kecerdasan buatan, keberadaan teknologi ini ditegaskan tidak bertujuan untuk menggantikan peran manusia di dalam tim.
“Pemilik bisnis maupun admin tetap memegang kendali penuh dan dapat mengambil alih percakapan secara manual kapan saja ketika menghadapi kendala pelanggan yang memerlukan penanganan khusus,” katanya.
Untuk mendukung efisiensi operasional tersebut, aplikasi dibalas.ai kini sudah dapat diunduh dan digunakan langsung oleh para pelaku usaha melalui Google Play Store. (ayb)


