BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/8/2026).
IHSG berakhir di level 6.518,12, turun 3,63 poin atau 0,06% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.521,75.
Pergerakan IHSG sepanjang perdagangan hari ini berlangsung fluktuatif. Pada awal perdagangan, indeks sempat menguat dan mencapai level tertinggi 6.566, sebelum akhirnya berbalik arah dan ditutup di zona merah. Data perdagangan menunjukkan IHSG sempat menyentuh level terendah 6.518.
Sebelumnya, pada sesi pertama perdagangan, IHSG masih berada di zona positif dan ditutup di level 6.548,85, menguat 0,42%. Penguatan sesi pertama terutama ditopang saham-saham sektor energi dan keuangan.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut menjadi perhatian investor sepanjang perdagangan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) tercatat menguat pada sesi pertama.
Di sisi lain, tekanan pada sejumlah sektor membuat penguatan IHSG tidak mampu bertahan hingga akhir perdagangan. Pada sesi pertama, sektor kesehatan, perindustrian, infrastruktur, teknologi, dan barang baku tercatat berada di zona negatif.
Pergerakan pasar saham domestik juga berlangsung di tengah perhatian investor terhadap perkembangan ekonomi global, arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, serta kondisi pasar keuangan domestik.
Dengan penutupan di level 6.518,12, investor selanjutnya akan mencermati kemampuan IHSG mempertahankan level psikologis 6.500 sekaligus mencari katalis baru yang dapat mendorong indeks kembali menguat pada perdagangan pekan depan. (nov)


