IHSG Menghijau Imbas Harga Minyak Dunia Turun Drastis, Lebih dari 400 Saham Naik Harga

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat ke zona hijau imbas harga minyak dunia turun drastis pada perdagangan hari ini, Kamis (2/7/2026).

Pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, IHSG tercatat menguat 1,70% atau 97,05 poin ke level 5.792. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.806, dan level terendah di 5.704.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 438 saham naik harga, 172 saham turun harga, dan 166 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Adapun volume transaksi sepanjang sesi I perdagangan mencapai 13,084 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 925.909 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp6,493 triliun.

Penguatan IHSG terjadi seiring penurunan harga minyak dunia di bawah level sebelum terjadinya konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran, pada 28 Februari 2026.

Seperti dilansir Reuters, harga minyak dunia jenis Brent turun 1,02% atau 73 poin menjadi US$70,84 per barel. Sedangkan harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 1,21% atau 83 poin ke level US$67,75 per barel.

Adapun harga minyak mentah dunia jenis Brent yang menjadi acuan berada di level US$72,46 per barel pada 27 Februari 2026. Sedangkan WTI tercatat berada di level US$64,92 per barel.

Penurunan harga minyak dunia mampu meredam tekanan pelemahan rupiah, sehingga investor kembali masuk ke BEI dan memborong saham-saham potensial.

Saham sektor keuangan terutama 4 bank besar, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Indonesia Tbk (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ramai diborong investor.

Harga BBCA terpantau melesat 4,02% atau Rp225 menjadi Rp5.825 per lembar, BBNI melonjak 3,8% atau Rp120 menjadi Rp3.220 per lembar, BMRI menguat 3,15% atau Rp120 menjadi Rp3.930 per lembar, dan BBRI naik 1,50% atau Rp40 menjadi Rp2.710 per lembar.

Investor asing tercatat melakukan net buy terbesar pada saham BBCA hingga mencapai Rp135,76 miliar. Saham-saham lainnya yang juga diburu, yaitu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan nilai mencapai Rp66,03 miliar.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak menguat dan menguji level psikologis 5.800. IHSG diprediksi bergerak di kisaran level support 5.700 hingga level resistance 5.800. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Melemah Dekati Rp18.000 per Dolar AS Saat Harga Minyak Dunia Turun, Ini Pemicunya

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah mendekati Rp18.000...

Harga Minyak Dunia Turun di Bawah Level Sebelum Konflik Timur Tengah, Brent US$70,84 per Barel

BRIEF.ID - Harga minyak dunia turun di bawah level...

IHSG Diperkirakan Rawan Terkoreksi

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Harga Emas Naik Tipis, Setelah Mencatatkan Kinerja Kuartalan Terburuk  

BRIEF.ID – Harga emas naik tipis setelah mencatatkan kinerja...