BRIEF.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,4 mengguncang Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2026), pukul 17.54 WIB.
Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada pada koordinat 2,97 derajat Lintang Utara (LU) dan 98,95 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 163 kilometer. Pusat gempa berada di darat dan tidak berpotensi tsunami.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara melaporkan, guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Simalungun, Kota Medan, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kabupaten Tapanuli Tengah.
Di Kabupaten Simalungun, Kota Medan, dan Kabupaten Pakpak Bharat, gempa dirasakan kuat selama sekitar 30 detik. Sementara di Kabupaten Tapanuli Tengah, guncangan kuat dirasakan selama sekitar 10 detik.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan unsur terkait terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak. Personel juga dikerahkan untuk melakukan asesmen guna mengetahui dampak kerusakan maupun kemungkinan adanya korban akibat gempa.
BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Masyarakat diminta mengikuti instruksi petugas di lapangan, menuju lokasi yang lebih aman apabila diperlukan, serta menghindari bangunan dan benda yang berpotensi roboh, seperti tiang listrik dan papan reklame.
Masyarakat juga diimbau terus memantau perkembangan informasi melalui sumber resmi dan terpercaya, antara lain BNPB, BPBD, dan BMKG. (nov)


