BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melejit ke level 5.400, dengan lebih dari 500 saham naik harga pada perdagangan Kamis (21/10/2026).
Hingga akhir sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG terpantau melejit 1,70% atau 90,63 poin ke level 5.418. Sebelumnya di awal perdagangan, IHSG dibuka melemah 1,27% atau 67,88 poin ke posisi 5.396.
Selama 3 jam sesi I perdagangan yang berakhir pukul 12:00 waktu JATS, IHSG terpantau bergerak mixed dengan menyentuh level tertinggi di 5.422, dan level terendah di 5185.
Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 550 saham naik harga, 131 saham turun harga, dan 112 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Volume saham yang ditransaksikan selama sesi I perdagangan mencapai 21,932 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.309.258 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp9,191 triliun.
Terus menguatnya IHSG selama 3 hari terakhir, menunjukkan respons positif pelaku pasar terhadap sejumlah kebijakan BEI dalam rangka mereformasi pasar modal Indonesia.
Seperti diketahui, BEI telah menyesuaikan batas Auto Rejection Bawah (ARB) saham menjadi asimetris dari sebelumnya sebesar 15% menjadi 7% mulai 19 Oktober hingga 31 Desember 2026.
BEI juga mengeluarkan dua kebijakan baru, yaitu penambahan keterangan afiliasi saham dengan kepemilikan 1%, dan mengeluarkan seluruh saham dengan High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG.
Saat ini, terdapat 80 berkategori HSC. BEI menyebut, sejumlah saham HSC juga telah mendapat sanksi akibat melakukan pelanggaran pasar modal.
Selain itu, pelaku pasar juga menyambut positif kebijakan Bank Indonesia (BI) yang tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di kisaran 5,75%, di tengah lonjakan harga minyak dunia.
Sejumlah kebijakan moneter yang dikeluarkan BI untuk menjaga stabilitas rupiah, dan mengendalikan inflasi, dinilai tetap memberikan insentif bagi dunia usaha dan menopang daya beli masyarakat.
Alahasil, saham-saham sektor keuangan, dan konsumsi, kembali diburu investor meski secara selektif. Harga saham 3 bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar, naik antara 1%-2%.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) harganya naik 2,43% atau Rp90 menjadi Rp3.790 per lembar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBNI) melonjak 2,19% atau Rp70 menjadi Rp3.320 per lembar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 1,07% atau Rp30 menjadi Rp2.840 per lembar.
Untuk perdagangan hari ini, IHDG diprediksi bergerak variatif dengan kecenderungan menguat di kisaran level support 5.350 hingga level resistance 5.450. (Jea)


