IHSG Melaju Menuju Level 8.300, Saham Konglomerat Aktif Diborong

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melaju menuju level 8.300 seiring aksi borong saham terutama milik konglomerat.

Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,01% atau 0,87 poin ke level 8.275. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,07% atau 0,63 poin ke posisi 843,35.

Hingga pukul 11:30 waktu JATS, IHSG terpantau  masih bergerak di zona hijau dan berada di level 8.304. Sepanjang 2 jam 15 menit perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.311, dan level terendah di 8.272.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 332 saham turun harga, 268 saham naik harga, dan 210 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 14,408 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.206.207 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp8,344 triliun.

Meskipun banyak saham ramai dilepas investor, IHSG masih bertahan di zona hijau karena aksi borong yang dilakukan terhadap sejumlah saham unggulan, terutama saham-saham perusahaan tercatat (emiten) milik konglomerat.

Saham perusahaan Grup Barito milik Prajogo Pangestu, dan Grup Gudang Garam milik Susilo Wonowidjojo aktif diborong investor. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 4,04% atau Rp375 menjadi Rp9.650 per lembar. Sedangkan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 2,84% atau Rp475 menjadi Rp17.175 per lembar.

Kenaikan IHSG juga ditopang saham-saham unggulan yang terus dikoleksi investor, antara lain saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), yang harganya naik 2,69% atau Rp90 menjadi Rp3.440 per lembar, dan PT Astra International Tbk (ASII) yang naik 0,39% atau Rp25 menjadi Rp6.375 per lembar.

Laporan keuangan triwulan III emiten masih tetap mempengaruhi pergerakan IHSG, ditopang sentimen positif rilis  data ekonomi Indonesia yang tetap terjaga.

Meski demikian, investor tetapn waspada dengan sentimen dari luar negeri, terutama arah kebijakan moneter Federal Reserve (The fed) di tengah ketidakpastian penutupan pemerintah (government shutdown) Amerika Serikat yang telah berangsung lebih dari 1 bulang.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi melanjutkan penguatan dengan bergerak di kisaran level support 8.210 dan level resistance 8.340. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Uji level 7.200, Saham BBNI aktif diburu Investor hingga Melesat 2,61%

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Menguat Terbatas Dipicu Harapan Berakhirnya Konflik Timur Tengah

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terbatas pada...

KULT KREO 2026 Dorong Talenta Muda Manfaatkan Hak Cipta

BRIEF.ID – Gelaran KULT KREO 2026 akan menyemarakkan perhelatan...

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2.840.000 per Gram, Sinyal Perdamaian AS-Iran Makin Kuat

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...