KULT KREO 2026 Dorong Talenta Muda Manfaatkan Hak Cipta

BRIEF.ID – Gelaran KULT KREO 2026 akan menyemarakkan perhelatan konferensi ekonomi kreatif dunia atau The 5th World Conference of Creative Economy (WCCE) di Jakarta pada Oktober mendatang.

KULT KREO merupakan festival culture dan lifestyle yang menjadi platform untuk menemukan, mengalami dan memonitisasi Kekayaan Intelektual (IP) dalam industri kreatif.

Dirancang khusus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan talenta ekonomi kreatif, KULT KREO 2026 mempromosikan identitas karya cipta talenta muda di sektor ekonomi kreatif dan berbasis warisan budaya Indonesia.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Dian Permanasari, mengatakan Kementerian Ekonomi Kreatif RI selaku penyelenggara the 5th WCCE memadukan agenda konperensi dengan expo dan forum bertajuk KULT KREO 2026, yang dilaksanakan bersinergi kolaboratif dengan PT Dayakrea Mega Pradana selaku mitra event organizer. 

Seperti diketahui, cakupan sektor ekonomi kreatif terdiri dari 17 sub- sektor yaitu (1)  Pengembang Permainan, (2) Arsitektur, (3) Desain Interior, (4) Musik, (5) Seni Rupa, (6) Desain Produk, (7) Fesyen, (8) Kuliner, (9) Film, Animasi, dan Video, (10) Fotografi, (11) Desain Komunikasi Visual (DKV), (12) Televisi dan Radio, (13) Kriya , (14) Periklanan, (15) Seni Pertunjukan, (16) Penerbitan dan (17)  Subsektor unggulan Indonesia adalah kuliner, fesyen, dan kriya yang menjadi kontributor terbesar. 

KULT KREO 2026 yang digelar paralel dengan WCCE 2026 di JIEXPO Jakarta 21 – 24 Oktober 2026, mendorong pemanfaatan pengakuan hak cipta (Intellectual Property atau IP) sebagai pengakuan legal atas nilai ekonomi karya cipta ekonomi kreatif.  Dengan demikian, IP merupakan aset legal dan identitas resmi atas produk dan jasa ekonomi kreatif milik kreator.

WCCE merupakan sebuah platform  internasional yang mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, kreator dan inovator untuk bersinergi memajukan ekonomi kreatif dengan mengangka karya lokal ke pentas global.

KULT KREO dan WCCE 2026 menjembatani para telenta muda dan komunitas kreator berinteraksi dengan jejaring bisnis internasional sehingga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu trend-setter bukan sekedar follower  sehingga turut mewujudkan global trend.

Upaya penguatan tersebut dilakukan melalui pengembangan kolaborasi  dalam ekosistem ekonomi kreatif, meningkatkan kapasitas dan daya saing talenta kreatif serta penguatan branding melalui pemanfaatan IP.

Selain itu, penyelenggaraan  WCCE 2026 akan memperkuat peran strategis Jakarta sebagai salah satu dari top 20 kota global dan pusat ekonomi kreatif serta merupakan upaya  mengatasi tantangan mengolah  potensi ekonomi kreatif secara global melalui  kolaborasi lintas sektor untuk menembus pasar global.

Upaya tersebut ditempuh dengan mendorong lebih banyak agenda internasional di bidang ekonomi kreatif agar digelar di Jakarta, sehingga kota ini menjadi pusat pertukaran ide, jejaring bisnis, dan promosi karya kreatif Indonesia sebagai pilar pembangunan berkelanjutan.

WCCE dan KULT KREO 2026 mendorong distribusi karya, interaksi publik, dan penciptaan nilai ekonomi bagi pelaku ekraf.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Lee Dae Hwi AB6IX Gabung Off The Record Entertainment, Reuni dengan Kim Jae Hwan

BRIEF.ID – Lee Dae Hwi, anggota grup K-pop AB6IX,...

BTS Puncaki Peringkat Reputasi Merek Boy Group Agustus 2026

BRIEF.ID – BTS kembali menduduki posisi teratas dalam peringkat...

Kasus Korupsi MBG, Kejagung telah Periksa 80 Orang Saksi

BRIEF.ID - Kejaksaan Agung menjamin tidak akan menghentikan perkara...

Kasus Korupsi Petral: 6 Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan, Riza Chalid Masih Buron

BRIEF.ID - Perkara korupsi pengadaan minyak mentah dan produk...