BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2026) ditutup menguat 11,92 poin atau naik 0,20% ke level 5.924, 36 setelah sempat bergerak sideways.
Harga minyak mentah berlanjut melemah tipis seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Selain itu, International Energy Agency (IEA) memproyeksikan permintaan minyak global diperkirakan turun untuk pertama kalinya sejak tahun 2020 pada tahun ini.
Perang Iran, menurut IEA, telah merusak fasilitas produksi dan menimbulkan gangguan ekspor di Timur Tengah.
Sementara itu, data penjualan mobil di Indonesia tumbuh 12% YoY mencapai 77.550 unit di Juni 2026, setelah tumbuh 14% YoY pada Mei 2026.
Penjualan mobil di Indonesia tumbuh 15,9% YoY menjadi 436.564 unit pada paruh pertama tahun 2026. Faktor positif dari penjualan mobil diperkirakan akan berlanjut seiring adanya kegiatan terkait penjualan otomotif.
IHSG ditutup di atas level MA5 dan MA10, meski masih di bawah MA20. Stochastic RSI mengalami Death Cross namun histogram MACD masih di area positif.
“IHSG diperkirakan masih akan bergerak sideways pada kisaran level 5.800-6.000 pada perdagangan pekan depan,” demikian riset Phintraco Sekuritas. (nov)


