Disinggung Soal Kasus Blackout Sumatera, Jampidsus Febrie Mengaku Tak Paham Keterkaitannya & Usul Audit Pengadaan Batu Bara

BRIEF.ID – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengaku belum mengetahui keterkaitan dirinya dengan isu dugaan blackout di Sumatra yang disebut-sebut tengah diselidiki oleh Kepolisian RI.

Pernyataan itu disampaikan Febrie saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, terkait kabar yang mengaitkan namanya dengan perkara tersebut.

“Yang pertama blackout, saya juga tidak paham ada keterkaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggulah proses bagaimana rekan-rekan penyidik nanti menyampaikan apa masalahnya keterkaitan blackout tersebut, perkaranya perkara apa,” tutur Febrie di Kejagung, Jumat (10/7).

Febrie meminta semua pihak menunggu penjelasan resmi dari penyidik mengenai pokok perkara yang sedang ditangani agar tidak menimbulkan spekulasi di ruang publik.

Meski demikian, Febrie mengatakan dirinya sempat membaca bahwa perkara tersebut berkaitan dengan pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Apabila benar demikian, menurutnya diperlukan audit secara menyeluruh untuk mengetahui ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

“Tapi saya baca-baca itu terkait dengan pengadaan batu bara ke PLTU. Kalau itu masalahnya, menurut saya sebaiknya memang dilakukan audit terlebih dahulu secara keseluruhan, baik mengenai jumlah kebutuhan, kualitasnya yang masuk, transaksi pembeliannya, dan prosedur pengadaannya. Sehingga kita tahu apakah ada perbuatan melawan hukum di sana,” katanya.

Febrie kembali menegaskan bahwa dugaan keterkaitannya dengan kasus blackout sebaiknya dijelaskan oleh penyidik yang menangani perkara tersebut.

“Jadi untuk blackout, lebih baik kita tunggu saja rekan-rekan penyidik nanti mengungkap dan sebaiknya ditanya ke sana ya rekan-rekan Metro,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas pertanyaan wartawan yang menyinggung kabar mengenai penyidikan kepolisian yang disebut mengaitkan Febrie dengan kasus blackout di Sumatera yang melibatkan tiga perusahaan pelat merah. (ayb)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp5.000 hingga Oktober 2026

BRIEF.ID - LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai selangkah lagi bisa...

Gus Yahya Bongkar Masa Depan NU: Identitas Makin Cair, Struktur Harus Diperkuat

BRIEF.ID - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...

Prabowo Kerahkan 17 Pesawat Water Bombing & 1.500 Personel untuk Atasi Karhutla Kalimantan

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat hingga Minggu...

Komisi III DPR Dorong Polri Bongkar Dalang Karhutla

BRIEF.ID - DPR mendesak Polri agar tidak hanya menangkap...