IHSG Ditutup Loyo, Bursa Asia Bergeliat

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup loyo pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/4/2026). IHSG ditutup  melemah 17 poin atau 0,24% ke 7.541 dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,21 triliun. Sebanyak 485,7 juta lot saham diperdagangkan.  

Saham top gainers LQ45 terdiri atas BBTN, ASII, PTBA, BBNI, HEAL, ITMG, dan ANTM. Sedangkan saham top losers LQ45 yaitu DSSA, BREN, NCKL, MBMA, AMMN, CPIN, dan UNVR.

Sektor konsumer primer menempati  posisi terkuat naik sebesar 1,21% ditopang saham  GJTL +1,65%, RALS +1,32%, ERAA +0,49%. Sementara itu, sektor basic industry paling terpuruk, drop -0,68%. Saham sektor ini yang melemah TPIA -1,98%, INKP -1,75%, BRPT -1,74%, TKIM -1,38%. 

Bursa Asia

Sentimen positif menerpa pasar saham Asia pada perdagangan  Rabu (22/4/2026) sore setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan akan memperpanjang batas waktu gencatan senjata dengan Iran.

Pengumuman Trump tampaknya bersifat unilateral, dan belum jelas apakah Iran atau sekutu AS yaitu Israel setuju untuk memperpanjang batas waktu gencatan senjata, yang dimulai sejak ua minggu lalu.

Pasar menerima perkembangan terbaru ini dengan tenang karena investor mempertimbangkan perpanjangan tersebut tanpa tanda-tanda dimulainya kembali pembicaraan. Iran telah menolak putaran kedua negosiasi sebelum pengumuman Trump.

Thomas Mathews, kepala pasar untuk Asia-Pasifik di Capital Economics, mengatakan, sebelumnya gencatan senjata dianggap tidak terbatas sehingga tidak mengherankan pengumuman terbaru tidak banyak memengaruhi pasar.

“Jelas, setiap berita tentang pembukaan kembali Selat Hormuz merupakan kandidat yang baik untuk titik pemicu pasar besar berikutnya,” tambah Mathews.

Setelah aksi jual  pada bulan Maret karena perang di Timur Tengah, pasar di seluruh dunia dengan cepat pulih bulan ini dan kembali ke level sebelum perang karena prospek kesepakatan damai dan gencatan senjata memicu reli risk-on.

“Tampaknya pasar benar dalam berasumsi bahwa puncak ketidakpastian perang telah berlalu. Risiko tampaknya akan tetap tinggi dan penurunan harga dipandang positif oleh para investor saham. Penutupan Selat Hormuz sudah diperhitungkan dalam harga pasar,”  kata Matt Simpson, analis pasar senior di StoneX.

Ekspor Jepang meningkat untuk bulan ketujuh berturut-turut, mencatatkan surplus perdagangan sebesar 667 miliar yen (US$ 4,18 miliar) pada bulan Maret, dibandingkan dengan perkiraan surplus sebesar 1,1 triliun yen, menurut data  Reuters.

Para investor juga mencermati komentar dari calon kepala Federal Reserve, Kevin Warsh yang berusaha meyakinkan para senator AS yang mempertimbangkan pengesahannya untuk memimpin bank sentral bahwa ia akan bertindak secara independen dari Gedung Putih.

Warsh mengatakan  tidak memberikan janji kepada Trump tentang pemotongan suku bunga dan menyerukan pendekatan baru untuk mengendalikan inflasi dan perombakan komunikasi yang dapat mencegah rekan-rekannya untuk terlalu banyak berbicara tentang arah kebijakan moneter.

Indeks saham di Bursa Asia tercatat Nikkei225 (Jepang) naik 0,40% ke 59.585; Topix (Jepang) turun  0,67% ke 3.744; Indeks Shanghai (Tiongkok) menguat 0,52% ke 4.106; Indeks Shenzhen Component (Tiongkok) +1,30% ke 15.177, CSI 300 (Tiongkok) +0,66% ke 4.799; Hang Seng (Hong Kong) -1,22% ke 26.163; Indeks Kospi (Korea Selatan) naik 0,46% ke 6.417; Taiex (Taiwan) menguat 0,73% ke 37.878; dan S&P/ASX200 (Australia) -1,18% ke 8.843.

Adapun pergerakan mata uang Asia  adalah Yen naik 0,01% menjadi 159,35 per Dolar AS; SGD melaju 0,12% menjadi 1,2728 per Dolar AS;

AUD naik 0,20% ke posisi 0,7166 per Dolar AS;  Rupiah melemah 0,22% menjadi 17.181 per Dolar AS; Rupee drop 0,38% ke 93,8475 per Dolar AS;                                                                                        

Yuan naik 0,02% ke 6,8219 per Dolar AS; Ringgit merosot 0,07% ke 3,9537 per Dolar AS; dan Baht naik 0,13% ke 32,1690 per Dolar AS.

Bursa Eropa

Bursa saham  Eropa dibuka lebih tinggi pada  Rabu (22/4/2026) karena para trader menilai perpanjangan batas waktu gencatan senjata Iran dan prospek pembicaraan perdamaian lebih lanjut.

Indeks acuan pasar saham Eropa, Stoxx 600 naik 0,2% dengan sebagian besar sektor dan bursa regional utama berada di wilayah positif.

Indeks CAC 40 Prancis turun  0,07%. Sedangkan Indeks FTSE MIB Italia naik 0,13%, Indeks DAX Jerman naik 0,23%, dan Indeks FTSE 100 Inggris naik 0,11%.

Sementara itu, harga minyak turun pada hari Rabu (22/4/2026) petang sebab  investor menilai prospek pembicaraan perdamaian AS-Iran setelah AS mengumumkan perpanjangan gencatan senjata.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun 32 sen atau 0,3% menjadi US$ 98,16 per barel. Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate berjangka turun 53 sen atau 0,6%, menjadi UC$ 89,14. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BNI Kembalikan Dana Paroki Aek Nabara Sumut Rp28,26 Triliun, Harapkan Kepercayaan Masyarakat Terjaga

BRIEF.ID  - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau...

BI: Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2026 Minimal 4,9% Meski Ada Dampak Konflik Timur Tengah

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan...

Tiga Kloter Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

BRIEF.ID – Tiga kelompok terbang (kloter)  jemaah haji Indonesia...

Menkeu Purbaya Copot 2 Dirjen Kemenkeu, Salah Satunya Febrio Kacaribu

BRIEF.ID - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mencopot 2...