BRIEF.ID – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) akan melaksanakan private placement sebanyak 218.313.500 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 pada harga pelaksanaan Rp 1.550 per lembar saham untuk menghimpun dana sebesar Rp 338.38 miliar.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, seluruh saham baru akan diserap oleh Bakrie Kalila Investment (BKI) selaku pihak pengendali dan afiliasi perseroan, yang berkomitmen melakukan penambahan modal guna mendukung realisasi rencana bisnis perseroan.
Jadwal distribusi saham baru ditetapkan pada 12 Juni 2026, pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Juni 2026, dan pengumuman hasil private placement pada 18 Juni 2026.
Disebutkan, pasca private placement, modal ditempatkan dan disetor penuh ENRG meningkat menjadi 26,56 miliar saham atau sebesar Rp 6,95 triliun.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa pada 5 Juni 2026, pemegang saham menyetujui rights issue maksimal 13,5 miliar lembar saham baru, dengan dana yang akan digunakan untuk belanja modal (capex) serta modal kerja perseroan dan anak usaha. Pemegang saham pengendali beserta afiliasi telah menyatakan komitmen sebagai standby buyer.
Dari sisi kinerja, ENRG mencatat pertumbuhan solid sepanjang 2025 dengan penjualan bersih naik 7,0% YoY menjadi US$ 498,12 juta, EBITDA tumbuh 11% menjadi US$ 309,70 juta, dan laba bersih meningkat 21% menjadi US$ 91,53 juta dari US$ 75,39 juta pada 2024.
Saat ini, saham ENRG diperdagangkan pada PBV 2.11x, lebih rendah dari rata-rata PBV subsektor Oil, Gas & Coal sebesar 2.58x. Di sisi lain, ENRG diperdagangkan pada PER 20.96x lebih tinggi dari PER subsektornya pada 14.34x. (nov)


