BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat di level 5.746,65 atau naik 7,57%, Selasa (9/6/2026).
Saham-saham dari semua sektor bereaksi positif dengan penguatan terbesar pada saham sektor basic material, yang naik 9,97%.
IHSG rebound setelah dalam beberapa hari terakhir terpuruk cukup dalam. Sentimen positif, antara lain berasal dari adanya berita bahwa DPR RI akan mendorong emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan buyback saham.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan telah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen, dan Bank Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk melakukan buyback saham-saham bank Himbara.
Selain itu, di luar jadwal Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang harusnya dilakukan pada pekan depan, BI menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5%, pada Selasa (9/6/2026). Langkah ini ditempuh sebagai upaya untuk meredam pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.
Kebijakan ini cukup diapresiasi positif, di mana Rupiah menguat 0,65% di level Rp18.065 per Dolar AS. Dan, secara teknikal, setelah sehari sebelumnya IHSG sempat ditutup di bawah MA200 monthly, IHSG berbalik menguat dan ditutup di atas level tersebut.
Berdasarkan chart harian, IHSG juga ditutup di atas level MA5 dan sekaligus menutup gap up yang terbentuk sehari sebelumnya. Stochasctic RSI membentuk Golden Cross di area oversold. Pada perdagangan Rabu (10/6/2026), IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 5.600-5.850. (nov)


