IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Investor Cermati Rebalancing MSCI

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menguji level 6.500. Secara teknikal, IHSG memiliki level resistance 6.500, pivot 6.400, dan support 6.300.

Peluang penguatan IHSG didukung membaiknya sentimen pasar global setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) menunjukkan hasil di bawah ekspektasi.

Bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat (7/8/2026) dan mencatatkan kinerja positif secara mingguan. Data nonfarm payrolls AS menunjukkan pengurangan 23.000 lapangan kerja pada Juli 2026, berbanding terbalik dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan penambahan lapangan kerja.

Data Juni juga direvisi turun menjadi penambahan 20.000 lapangan kerja. Sementara data ketenagakerjaan Mei turut mengalami revisi ke bawah. Lemahnya data tenaga kerja  meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve atau The Fed tidak perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Berdasarkan data London Stock Exchange Group (LSEG), probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September turun menjadi 43,9% dari sebelumnya 57%. Sebaliknya, peluang The Fed mempertahankan suku bunga meningkat menjadi 60,4% dari 43,2%.

Harga Komoditas Jadi Perhatian

Di pasar komoditas, harga minyak mentah menguat sekitar 1% pada Jumat (7/8/2026). Saat ini, investor mencermati perkembangan negosiasi AS, Iran, dan sejumlah negara Timur Tengah terkait akses ke Selat Hormuz.

Harga emas juga kembali menguat hingga mencapai US$4.336 per troy ons, level tertinggi dalam tujuh pekan.

Pergerakan harga minyak dan emas menjadi salah satu faktor yang akan memengaruhi sentimen pasar domestik. Pelemahan harga minyak dan penguatan emas dinilai dapat menjadi katalis positif bagi IHSG.

Dari AS, investor akan mencermati sejumlah data ekonomi pekan ini, termasuk inflasi konsumen (CPI), inflasi produsen (PPI), penjualan ritel, serta Michigan Consumer Sentiment.

Rebalancing MSCI  

Dari dalam negeri, sejumlah data ekonomi juga akan dirilis pekan ini. Indeks Keyakinan Konsumen dijadwalkan keluar pada Senin (10/8/2026), disusul data penjualan ritel dan penjualan sepeda motor pada Selasa (11/8/2026). Sementara data penjualan mobil akan dirilis Jumat (14/8/2026).

Investor juga mencermati rebalancing MSCI yang dijadwalkan pada 12 Agustus 2026 dan mulai berlaku efektif pada 31 Agustus 2026.

MSCI masih mempertahankan pembekuan terhadap penambahan saham baru Indonesia. Kebijakan tersebut menjadi salah satu risiko yang perlu diperhatikan investor di tengah upaya IHSG mempertahankan momentum penguatan.

IHSG Dekati MA20 Weekly

Secara teknikal, IHSG kini mendekati level MA20 weekly di sekitar 6.488. Jika mampu menembus level itu, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 6.500. Sebaliknya, kegagalan menembus area tersebut berpotensi membuat IHSG kembali menguji level 6.400 sebagai pivot.

Sejumlah saham yang menjadi top picks pekan ini adalah TLKM, EXCL, ANTM, BBRI, dan TPIA.

Pelaku pasar akan mencermati apakah IHSG mampu menembus resistance 6.500 di tengah membaiknya sentimen global dan meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan September. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BMKG: Waspadai Kekeringan dan Karhutla  

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan...

Spider-Man:Brand New Day Cetak Rekor, The Odyssey Jadi Film Terlaris Christopher Nolan

BRIEF.ID - Film Spider-Man: Brand New Day terus melaju...

Harga Bitcoin Tergelincir di Bawah US$ 65.000, Dana ETF Mengalir Deras

BRIEF.ID - Harga Bitcoin kembali tertekan hingga berada di...

Dari Tanah Seram ke Panggung Istana: “Koboi dari Timur” dan Pertaruhan Besar di Arena Investasi

BRIEF.ID - Jejak langkahnya tidak dimulai dari ruang kuliah...