IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.300, Investor Respons Positif BI-Rate Ditahan di Level 5,75%

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutuup melesat ke level 6.300 pada perdagangan Rabu (23/9/2026), seiring investor merespons positif suku bunga Bank Indonesia (BI-Rate) ditahan di level 5,75%.

Pada akhir perdagangan saham hari ini, IHSG ditutup di zona hijau, menguat 1,56% atau 97,86 poin ke level 6.374. Sebelumnya di awal perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat 0,33% ke level 6.297.

Sepanjang perdagangan saham yang berakhir pada pukul 16:00 waktu JATS, IHSG lebih banyak bergerak di zona hijau, dengan menyentuh level tertinggi di 6,380, dan level terendah di 6.253.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 448 saham naik harga, 186 saham turun harga, dan 159 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan sepanjang perdagangan hari ini mencapai 36,797 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.920.781 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp12,897 triliun.

Penguatan IHSG dipicu aksi borong saham yang dilakukan investor, terhadap saham-saham unggulan terutama di sektor konsumsi, properti, dan keuangan.

Saham-saham perusahaan besar di sektor konsumsi, seperti Indofood, dan Mayora, aktif ditransaksikan. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melesat 3,38% atau Rp225 menjadi Rp6.875 per lembar, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik 1,01% atau Rp15 menjadi Rp1.500 per lembar.

Di sektor properti, harga saham perusahaan pengembang besar, seperti Surya Semesta, Alam Sutera, dan Pakuwon melesat antara 3% sampai 7%.

Harga saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) melesat 7,19% atau Rp115 menjadi Rp1.715 per lembar, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) melonjak 4,13% atau Rp5 menjadi Rp126 per lembar, dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menguat 3,73% atau Rp10 menjadi Rp278 per lembar.

Di sektor keuangan, saham 4 bank besar, yaitu PT Bank Central Asia tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), berakhir di zona hijau.

Harga saham BBCA melonjak 1,61% atau Rp100 menjadi Rp6.300 per lembar, BMRI melesat 0,72% atau Rp30 menjadi Rp4.190 per lembar, BBNI menguat 0,56% atau Rp20 menjadi Rp3.590 per lembar, dan BBRI naik 0,31% atau Rp10 menjadi Rp3.190 per lembar.

Investor gencar melakukan pembelian saham seiring pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI), terutama terkait suku bunga acuan atau BI-Rate yang ditahan di level 5,75%. 

Hal itu, sejalan dengan konsensus pasar, yang meyakini RDG-BI masih akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%, meskipun ada tekanan terhadap mata uang rupiah, dan lonjakan inflasi global.

Kenaikan IHSG juga mempertegas kembali masuknya arus modal asing (capital inflow) di pasar keuangan Indonesia, seiring bergairahnya pasar surat utang, yang berimbas pada penguatan nilai tukar rupiah. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BI Perkirakan Inflasi Global Capai 4%, Kebijakan Moneter Makin Ketat

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) memperkirakan lonjakan inflasi global...

Menkeu Suahasil Sebut Arus Modal Asing Kembali Masuk ke Indonesia, Bidik SBN dan SRBI

BRIEF.ID - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, mengatakan arus...

Polri Targetkan Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Data Terintegrasi Lintas Kementerian

BRIEF.ID - Polri menargetkan layanan pencetakan Surat Keterangan Catatan...

Jenazah Korban Arupadatu 1 Teridentifikasi, Kapal dan Korban Lain Masih Misteri

BRIEF.ID - Jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu,...