IHSG Anjlok ke Level 6.500, Tertekan  Sentimen Bursa Global dan Defisit APBN Februari 2025

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok ke level 6.500 akibat tertekan sentimen negatif bursa global, dan defisit APBN per Februari 2025.

Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka melemah 1,22% atau 81,10 poin ke level 6.566. Sedangkan  kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,56% atau 4,14 poin ke posisi 734,11.

Hingga pukul 10:30 waktu JATS, IHSG terpantau masih bergerak di zona merah dan berada di level 6.560. Sepanjang satu setengah jam perdagangan, IHSG sempat menyentuh level terendah di 6.552 dan level tertinggi di 6.653.

Data BEI menunjukkan sebanyak 314 saham turun harga, 209 saham naik harga, dan 250 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume transaksi terpantau mencapai 6,018 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 502.418 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp3,289 triliun.

Pelemahan IHSG terutama dipicu sentimen negatif investor terhadap defisit APBN yang sebesar Rp31,2 triliun per Februari 2025, atau setara 0,13 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit ini berbanding terbalik dengan kondisi 3 tahun lalu saat pandemi Covid-19, yang mencatat surplus.

Selain itu, pelemahan IHSG juga dipicu perkembangan terbaru perang dagang antara AS dan Eropa. Presiden AS, Donald Trump, menyatakan akan memberlakukan tarif impor 200% terhadap minuman beralkohol dari Uni Eropa.

Hal itu, merupakan respon balasan AS, setelah UE menyatakan akan memberlakukan pajak 50% terhadap ekspor wiski AS, sebagai balasan atas kebijakan tarif impor baja dan aluminium yang ditetapkan AS.

Perang dagang yang semakin memanas membuat bursa saham global tertekan, baik Wall Street (bursa AS) maupun bursa eropa, bahkan bursa regional Asia.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, bursa saham di kawasan ASEAN mayoritas melemah, antara lain indeks Kuala Lumpur di Bursa Malaysia turun 0,36% atau 5,48 poin ke posisi 1.504,55, dan indeks Straits Times di Bursa Singapura melemah 0,10% atau 7,19 poin ke level 3.830,84.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih bergerak melemah di kisaran level support 6.550 hingga level resistance 6.580. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Menguat Tipis Terhadap Dolar AS Imbas Harga Minyak Dunia Anjlok

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat tipis terhadap...

Harga Emas Antam Kembali Terkoreksi ke Level Rp2.750.000 per Gram

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Prabowo Kunjungi Wilayah Terdampak Gempa di NTT

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengunjungi sejumlah wilayah...

Ada Apa dengan 27 Agustus di Tanah Air?

BRIEF.ID - 27 Agustus 1945 menjadi salah satu hari...