IHSG Ambruk ke Level 5.600, Lebih Dari 500 Saham Turun Harga

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ambruk ke level 5.600 setelah lebih dari 500 saham turun harga pada sesi I perdagangan hari ini, Selasa (30/6/2026).

Pada awal sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG dibuka melemah 0,33% atau 19,34 poin ke level 5.801. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,70% atau 4,02 poin ke posisi 568,99.

Hingga akhir sesi I perdagangan hari ini, pada pukul 12:00 waktu JATS (Jakarta Automatic Trading System), IHSG terpantau turun 2,42% atau 141,03 poin ke level 5.679.

Selama 3 jam perdagangan saham berlangsung, IHSG bergerak di zona merah dengan menyentuh level tertinggi di 5.811, dan level terendah di 5.638.

Data perdagangan BEI menunjukkan, sebanyak 583 saham turun harga, hanya 99 saham naik harga, dan 110 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Adapun volume saham yang diperdagangkan mencapai 12,430 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 903.131 kali, dan nilai transaksi sebanyak Rp7,522 triliun.

Pelemahan IHSG dipengaruhi tekanan jual terhadap saham-saham di berbagai sektor, terutama saham berkapitalisasi besar (big caps).

Tekanan jual terjadi seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS), yang memicu arus modal keluarg (capital outflow) dari bursa saham emerging market termasuk Indonesia.

Saham 4 bank besar, terkoreksi antara 1%-3%, dengan penurunan terbesar dialami PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yakni -3,38% atau Rp200 menjadi Rp5.725 per lembar.

Di sektor konstruksi, harga saham berguguran, antara lain PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), yakni -4,70% atau Rp70 menjadi Rp1.420 per lembar.

Saham-saham sektor barang atau produk konsumsi juga mengalami koreksi dalam, antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR), yakni -2,67% atau Rp50 menjadi Rp1.820 per lembar.

Sementara di sektor energi, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus mengalami tekanan jual.

Harga PGAS terpantau turun 4,21% atauRp60 menjadi Rp1.365 per lembar, sedangkan INCO terkoreksi 3,18% atau Rp140 menjadi Fp4.260 per lembar.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi masih dalam tren melemah, dan bergerak di kisaran level support 5.650 hingga level support 5.850. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Drama Adu Penalti Melawan Belanda, Antarkan Maroko ke Babak 16 Besar

BRIEF.ID – Timnas Maroko  menunjukkan mental juara saat menyingkirkan...

Paraguay Cetak Sejarah, Singkirkan Jerman 4-3

BRIEF.ID – Timnas Paraguay menciptakan kejutan terbesar di arena...

Rupiah Melemah Jelang Rilis Data Ekonomi Besok, Investor Cermati Inflasi dan Neraca Perdagangan

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah hingga level...

Harga Emas Dunia Masuk Tren Melemah, Turun 7% Sepanjang Tahun Ini

BRIEF.ID - Harga emas dunia memasuki tren melemah menjelang...