Rupiah Melemah Jelang Rilis Data Ekonomi Besok, Investor Cermati Inflasi dan Neraca Perdagangan

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah melemah hingga level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) menjelang rilis data ekonomi yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) besok, Rabu (1/7/2026). Investor mencermati data inflasi dan neraca perdagangan per Juni 2026.

Berdasarkan data transaksi antarbank di Jakarta atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Selasa (30/6/2026), kurs rupiah dibuka melemah 0,18% atau 32 poin menjadi Rp17.883 per dolar AS dibandingkan level sebelumnya Rp17.851 per dolar AS.

Hingga penutupan sesi I perdagangan hari ini, tepatnya pada pukul 12:00 WIB, nilai tukar rupiah Jisdor terpantau makin melemah di level Rp17.898 per dolar AS.

Sementara di pasar spot hari ini, nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,13% menjadi Rp17.871 per dolar AS. Pelemahan rupiah terus berlanjut hingga menyentuh level Rp17.883 per dolar AS.

Pelemahan rupiah hari ini dipengaruhi ekspetasi pelaku pasar terhadap rilis data ekonomi yang akan diumumkan BPS besok. Inflasi diperkirakan masih tinggi, di kisaran 3,2%, seiring dampak kenaikan harga barang.

Investor juga mencermati data neraca perdagangan Indonesia, yang pencapaian surplusnya terus berkurang dalam beberapa bulan terakhir.

Selain itu, penguatan dolar Amerika Serikat (AS) masih menekan pergerakan rupiah. Pada perdagangan hari ini, indeks dolar AS terpantau masih bertahan di level 101,18.

Selain rupiah, sejumlah mata uang ASia juga terkoreksi terhadap dolar AS, antara lain Won Korea Selatan (-0,47%), dan Peso Filipina (-0,16%).

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diprediksi masih dalam tren melemah dan bergerak di kisaran level Rp17.800 per dolar AS, hingga Rp17.900 per dolar AS. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Piala Dunia 2026 Usai, Ini Hal-hal Menarik Sepanjang Turnamen

Piala Dunia 2026 telah usai dengan Spanyol menjadi juara...

DPR Setujui Tambahan Subsidi Pelayaran Perintis Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar

BRIEF.ID – Komisi V DPR RI dan pemerintah telah...

AI Factory NVIDIA di Batam Berpotensi Hasilkan US$ 30 Miliar

BRIEF.ID - Rencana pembangunan AI Factory NVIDIA di Batam,...

Mayoritas Bursa Asia Menguat, Korsel dan Jepang Pulih dari Tekanan Saham AI

BRIEF.ID – Sebagian besar pasar saham Asia ditutup menguat...