Harga Minyak Dunia Turun ke US$75 per Barel, Selat Hormuz Mulai Dibuka

BRIEF.ID – Harga minyak dunia turun ke level US$75 per barel pada Jumat (26/6/2026), seiring kapal tanker berbagai negara melintasi Selat Hormuz yang mulai dibuka.

Seperti dilansir Reuters, harga minyak dunia jenis Brent turun 0,25% atau 19 sen ke level US$75,07 per barel. Sedangkan harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) dari Amerika Serikat (AS) melemah 0,18% atau 13 sen menjadi US$71,79 per barel.

Penurunan harga minyak ke level US$75 per dolar AS menjadi yang tertajam dalam sepekan terakhir. Hal itu, dipicu meredanya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak mentah, seiring pembukaan Selat Hormuz dan mula dilalui kapal-kapal tanker dari berbagai negara, yang sempat tertahan di Teluk Persia.

Selat Hormuz mulai dibuka pada Kamis (25/6/2026), namun sempat terjadi insiden serangan terhadap kapal kargo di dekat perairan Oman.

Hal itu, sempat membuat harga minyak dunia melonjak lebih dari 2%, namun kemudian menyusut seiring pelayaran kapal-kapal tanker melalui Selat Hormuz, pada hari ini.

Pejabat AS menyatakan tentara Iran melepaskan tembakan ke arah kapal kargo saat mencoba melintasi Selat Hormuz. Sedangkan otoritas Iran menyatakan mereka tidak menjamin keamanan bagi kapal-kapal yang melintas di luar jalur resmi yang telah ditentukan.

Meski sempat terjadi serangan, distribusi minyak dunia dari Teluk Persia melalui Selat Hormuz mencapai laju tercepat dalam 24 jam terakhir, sejak perang dimulai pada 28 Februari 2026.

Produsen Timur Tengah juga meningkatkan produksi, meskipun menghadapi kendala dalam memperoleh tanker untuk mengangkut tambahan minyak mentah.

Hal itu, membuat harga minyak dunia jenis Brent dan WTI mengalami tren menurun, seiring harapan tercapainya kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik Timur Tengah.

AS dan Iran masih melanjutkan negosiasi untuk mencapai kesepakatan permanen guna mengakhiri konflik Timur Tengah. Pembahasan isu-isu utama, termasuk kebijakan nuklir, diperkirakan masih akan berlangsung panjang. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Bergerak Variatif Dipengaruhi Inflasi AS dan Pelemahan Harga Minyak Dunia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah bergerak variatif terhadap...

Dunia Dilanda 3 Gempa Besar di 3 Negara dalam Hitungan Jam, Ahli Tegaskan Tidak Saling Berkaitan

BRIEF.ID - Tiga gempa besar yang mengguncang California Utara,...

Morgan Stanley: Produksi Mobil Tiongkok Mendekati Titik Terendah

BRIEF.ID – Kalangan produsen mobil Tiongkok diperkirakan mulai mendekati...

Samsung Electronics – SK Hynix Segera Umumkan Rencana Investasi US$ 646 Miliar

BRIEF.ID – Samsung Electronics dan SK Hynix  akan mengumumkan...