BRIEF.ID – Harga emas ditutup lebih tinggi, pada Jumat (8/5/2026) yang dibantu oleh pelemahan nilai tukar dolar karena para pedagang mengurangi taruhan untuk kenaikan suku bunga, setelah diterbitkan laporan pekerjaan April 2026 yang solid. Sentimen juga didukung oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa gencatan senjata AS-Iran masih berlaku meskipun terjadi bentrokan di Selat Hormuz.
Harga emas spot naik 0,7% menjadi US$ 4.717,91/oz, sementara harga emas berjangka naik 0,4% ke level US$ 4.727,11/oz. Harga emas spot telah naik lebih dari 2% pada pekan ini setelah pulih dari titik terendah yang dicapai awal Mei.
Pasar tetap fokus pada perkembangan situasi di Timur Tengah serta situasi di dalam dan sekitar Selat Hormuz yang kritis. Jalur perairan vital yang dilalui seperlima minyak dan gas dunia telah ditutup secara efektif oleh Iran sejak awal konflik pada akhir Februari, menyebabkan gangguan pasokan terbesar dalam sejarah.
Awal pekan ini, AS meluncurkan dan kemudian menghentikan upaya yang disebut “Proyek Kebebasan” untuk membantu kapal-kapal komersial melintasi selat tersebut dengan aman. Sementara itu, militer AS sejak pertengahan April telah mempertahankan blokade pelabuhan dan garis pantai Iran untuk menekan Teheran.
Komando Pusat AS mengatakan telah menembaki dan melumpuhkan dua kapal tanker minyak kosong berbendera Iran yang mencoba masuk ke pelabuhan Iran di Teluk Oman. (nov)


