BEI Rilis Emiten Berkapitalisasi Besar Belum Penuhi Ketentuan Free Float 15%

BRIEF.ID – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis daftar pemenuhan kewajiban free float berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Kepemilikan Saham per 31 Maret 2026.

Terdapat ratusan emiten berkapitalisasi besar yang belum memenuhi ketentuan free float minimum 15%, meskipun mayoritas masih berada dalam masa transisi sesuai aturan baru BEI.

Sejumlah  emiten dengan market cap terbesar yang  berada di bawah ketentuan free float minimum, antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan free float 12,3%; PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)  6,2%;  PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)  14,9%; PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA)  10,0%, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)  9,3%.

Selain itu, yang masih di bawah threshold 15%, di antaranya PT Bank

Permata Tbk (BNLI);  PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR); PT Bank

CIMB Niaga Tbk (BNGA); PT HM Sampoerna Tbk (HMSP); PT Pantai Indah

Kapuk Dua Tbk (PANI); dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).

.

Berdasarkan aturan transisi BEI, perusahaan tercatat dengan kapitalisasi

pasar di atas Rp 5 triliun per 31 Maret 2026 diwajibkan memenuhi free

float minimum 12,5% pada 31 Maret 2027 dan meningkat menjadi 15%

pada 31 Maret 2028 bagi emiten yang saat ini masih berada di bawah

12,5%.

Sementara itu, emiten dengan free float di kisaran 12.5%–15% diwajibkan

mencapai 15% paling lambat 31 Maret 2027.

Potensi aksi korporasi seperti right issue, private placement, maupun

divestasi saham pengendali dapat meningkat dalam beberapa tahun ke

depan untuk memenuhi ketentuan BEI.

Di sisi lain, peningkatan free float berpotensi menjadi katalis positif

pada likuiditas perdagangan, peningkatan partisipasi investor institusi,

serta memperbesar peluang untuk diikut sertakan dalam indeks-indeks

utama ke depan.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Lockheed Martin Menangkan Kontrak Modifikasi F-35 Senilai US$ 153,9 Juta

BRIEF.ID – Perusahaan Lockheed Martin Corp memenangkan kontrak modifikasi...

Jelang IPO, SpaceX Himpun Dana US$ 250 Miliar, Naik Hampir Empat Kali Lipat

BRIEF.ID – Perusahaan teknologi dirgantara, telekomunikasi, dan kecerdasan buatan...

Harga Minyak Turun, Investor Waspadai Ancaman Trump  

BRIEF.ID – Harga minyak ditutup lebih rendah pada Selasa...

Harga Emas Turun 1,6% Menjadi US$ 4.260,20 per Troy Ons

BRIEF.ID - Harga emas pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026)...