Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Rp11.000 Jadi Rp1.521.000 per Gram

BRIEF.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Rabu (23/10/2024), melesat Rp11.000 menjadi Rp1.521.000 per gram.

Hal yang sama juga terjadi pada harga jual kembali (buyback) emas Antam yang dibanderol Rp1.371.000 per gram, seperti dilansir laman Logam Mulia hari ini.

Setiap pembelian emas batangan atau logam mulia disertai dengan bukti potong PPh 22. Untuk transaksi harga jual emas batangan dikenakan potongan pajak, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.

Sedangkan penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10.000.000, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% untuk non NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga emas Antam dari pecahan terkecil hingga terbesar, seperti tercatat di laman Logam Mulia, pada Rabu (23/10/2024):

  • Harga emas 0,5 gram: Rp810.500
  • Harga emas 1 gram: Rp1.521.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.982.000
  • Harga emas 3 gram: Rp4.448.000
  • Harga emas 5 gram: Rp7.380.000
  • Harga emas 10 gram: Rp14.705.000
  • Harga emas 25 gram: Rp36.637.000
  • Harga emas 50 gram: Rp73.195.000
  • Harga emas 100 gram: Rp146.312.000
  • Harga emas 250 gram: Rp365.515.000
  • Harga emas 500 gram: Rp730.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.461.600.000.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rusia Perpanjang Larangan Ekspor Solar, Krisis Energi Global Kembali Mengancam

BRIEF.ID - Rusia dikabarkan berencana memperpanjang larangan ekspor solar...

Indonesia Desak Negara Muslim Ambil Aksi Konkret untuk Hentikan Krisis Gaza

BRIEF.ID - Menteri Luar Negeri Sugiono mendesak delapan negara...

El Nino Ancam Air Bersih Makassar, Komisi V DPR Minta Kementerian PU dan BMKG Siapkan Mitigasi

BRIEF.ID - Makassar, Sulawesi Selatan mulai menghadapi tekanan ketersediaan...

Bamsoet Dorong Indonesia Jadi Basis Industri Kendaraan Listrik Dunia, Hilirisasi Diminta Tak Berhenti di Nikel

BRIEF.ID - Indonesia didorong tidak sekadar menjadi pemasok bahan...