Harga Bitcoin Naik Mendekati US$ 66.000  

BRIEF.ID – Harga Bitcoin naik pada Senin (15/6/2026), seiring meningkatnya optimisme investor setelah dicapai kesepakatan damai AS-Iran. Aset mata uang kripto terbesar di dunia itu juga diuntungkan dari melambatnya arus keluar modal di dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), meskipun ETF masih mencatat arus keluar selama lima minggu berturut-turut.

Bitcoin naik 2,3% menjadi US$ 65.809,9 pada pukul 12.26 WIB.

AS dan Iran  mengkonfirmasi telah menyetujui nota kesepahaman untuk mengakhiri perang mereka, dengan kesepakatan tersebut akan ditandatangani di Jumat, pada  Jumat (19/6/2026).

Perjanjian tersebut akan mencakup penghentian permusuhan segera, ditambah dengan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam 30 hari.

AS dan Iran akan membuka dialog mengenai ambisi nuklir Iran, dan juga akan membahas pencairan aset Iran yang disimpan di luar negeri.

Pengumuman kesepakatan memicu optimisme  berakhirnya perang Iran dan dampaknya terhadap ekonomi global. Aset-aset berisiko melonjak tajam setelah kesepakatan tersebut, dengan saham dan kontrak berjangka Wall Street meningkat dalam perdagangan Asia.

Arus keluar ETF Bitcoin mereda tetapi menandai minggu kelima berturut-turut. Arus keluar institusional dari ETF spot sedikit mereda minggu lalu, meskipun ETF masih menandai minggu kelima berturut-turut arus keluar.

ETF spot mencatat arus keluar modal sebesar $315,8 juta minggu lalu, jauh lebih kecil daripada arus keluar lebih dari $1 miliar yang terlihat selama sebulan terakhir. (Investing.com/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Penetapan Pajak  

BRIEF.ID – Aktor sekaligus penyanyi Cha Eun Woo mengajukan...

Trump Tunda Serangan Baru, Ada Kesepakatan Akhiri Perang Iran

BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim...

Penjualan Global BYD Naik 21,8% pada Juli 2026

BRIEF.ID – Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, membukukan...

AS Larang Impor 43 Perusahaan Tiongkok Terkait Dugaan Kerja Paksa Uyghur

BRIEF.ID – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menambahkan 43 perusahaan...