Warga Negara AS Keturunan Iran Berencana Gelar Protes di Stadion Los Angeles

BRIEF.ID – Pendapat warga negara Amerika Serikat (AS) keturunan Iran terpecah  mengenai partisipasi Iran di Piala Dunia FIFA 2026. Sebagian anggota komunitas berencana menonton pertandingan pada Senin (15/6/2026) waktu setempat dan sebagian lainnya akan melakukan protes di luar Stadion Los Angeles, California.

Iran akan memulai kiprahnya di Grup G dengan menghadapi Selandia Baru. Laga ini menjadi pertandingan pembuka bagi kedua tim di grup yang juga dihuni oleh Belgia dan Mesir.

Sebuah aksi unjuk rasa direncanakan di luar stadion dekat Los Angeles, rumah bagi komunitas Iran terbesar di luar Iran. Banyak warga Amerika keturunan Iran di California Selatan tiba setelah Revolusi Islam, dan pusat kuliner, toko, dan pasar sekitar 16 kilometer dari stadion dikenal sebagai “Tehrangeles.”

Para peserta aksi unjuk rasa berencana mengenakan kaos bergambar singa dan matahari serta mengibarkan bendera negara sebelum Revolusi Islam 1979 sebagai protes terhadap penindasan mematikan yang dilakukan Teheran pada bulan Januari terhadap para penentang.

Ali Javahery, seorang konsultan berusia 59 tahun yang lahir di Iran dan tinggal di Orange County, California, mengatakan  akan berada di luar untuk memprotes pertandingan pembuka Iran melawan Selandia Baru, bukan berada di dalam stadion untuk menonton pertandingan. Ia mengatakan sepak bola dan politik saling terkait, dan meskipun ia menyukai olahraga itu, ia mengatakan para pemain tim nasional berada di bawah tekanan untuk mematuhi posisi pemerintah Iran.

“Ini bukan ‘Tim Melli,’” seperti sebutan tim nasional dalam bahasa Persia, kata Javahery. “Ini adalah Tim Republik Islam.”

Partisipasi Iran pada turnamen ini diwarnai konflik karena perang di negara itu dengan pasukan AS dan Israel. Timnas Iran memindahkan basis pelatihannya ke Meksiko dari Tucson, Arizona, dan beberapa pejabat sepak bola utama negara itu belum diberikan visa untuk memasuki Amerika Serikat.

Banyak warga diaspora memiliki perasaan campur aduk tentang bagaimana menunjukkan dukungan mereka kepada rakyat Iran, tetapi bukan kepada pemerintah, melalui kecintaan mereka pada sepak bola.

“Kami bermain untuk setiap orang Iran, baik di diaspora maupun di Iran. Orang-orang memiliki pendapat yang berbeda, tetapi kami di sini untuk menyatukan orang-orang dan kami akan mencoba membawa kegembiraan bagi semua orang Iran di mana pun mereka tinggal,” kata kapten Timnas Mehdi Taremi pada konferensi pers Minggu (14/6/2026).

“Kami di sini untuk membawa kegembiraan bagi rakyat Iran. Kami tidak terlibat dalam politik. Kami di sini untuk bermain sepak bola,” lanjutnya.

“Saya penggemar berat sepak bola, dan anak-anak ini mewakili semua orang Persia, orang Iran di seluruh dunia,” kata Garajedaghi, yang meninggalkan Iran ketika berusia 10 tahun.

“Bagi saya, ini tidak ada hubungannya dengan pemerintahan mana pun yang ada di Iran,” ujarnya. (Associated Press/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Tingkatkan Perdagangan, Dorong Penyelesaian IEU-CEPA

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federal...

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman Steinmeier, Bahas Investasi hingga Energi Bersih

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden...

Harga Bitcoin Naik Mendekati US$ 66.000  

BRIEF.ID – Harga Bitcoin naik pada Senin (15/6/2026), seiring...

AS-Iran Berdamai, Harga Emas Melonjak

BRIEF.ID – Harga emas melonjak lebih dari 2%, pada...