Ganjar Apresiasi KPK Gelar Pembekalan Antikorupsi  Capres-Cawapres

BRIEF.ID – Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo mengapresiasi rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)   mengundang tiga pasangan capres-cawapres  mengikuti pembekalan  antikorupsi, Paku Integritas pada 17 Januari 2024.

“Bagus itu, siap. Saya senang sekali kalau diundang dan kami akan berdebat soal pemberantasan korupsi,” kata Ganjar usai   menghadiri HUT ke-51 PDI Perjuangan di Lenteng Agung,  Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2024).

Ganjar juga mengungkapkan pengalamannya ketika menjadi Calon Gubernur Jawa Tengah pada 2013,  KPK turut melakukan sosialisasi pencegahan korupsi kepada para calon gubernur.

Saat itu, Ganjar sudah memiliki slogan ‘Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi,” Sehingga ketika menang dalam Pilkada di Jateng, Ganjar menerapkan antikorupsi dalam pemerintahannya.

“Saya menang  Pilkada Jateng dan saya praktikkan itu,” ucap Ganjar.

Sebelumnya, KPK akan menggelar forum bagi calon presiden untuk beradu gagasan terkait pemberantasan korupsi. Acara itu direncanakan akan digelar, pada 17 Januari 2024.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengungkapkan, KPK akan membuat forum khusus untuk calon presiden yang bertarung di Pilpres 2024. KPK akan menyelenggarakan adu gagasan pemberantasan korupsi.

“KPK akan mengawal secara serius terkait gagasan isu antikorupsi yang disampaikan tiga capres, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo,” kata Nurul.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Terhempas ke Zona Merah Dipicu Kekhawatiran Pelemahan Rupiah

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Melemah Tembus Level Rp17.800, Tertekan Aksi Jual Obligasi

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah hingga menembus...

Harga Emas Antam Terkoreksi Rp10.000 Imbas Kekhawatiran Lonjakan Inflasi Global

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Laporan Keuangan Danantara Mulai Diaudit, BPK Tegaskan Junjung Integritas dan Independensi

BRIEF.ID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mulai mengaudit Laporan...