Dipicu Harapan Perang Berakhir, Indeks di Wall Street Ditutup Menguat

BRIEF.ID – Indeks di Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (25/3/2026), dipicu oleh harapan segera tercapai de-eskalasi konflik AS-Iran, setelah AS mengajukan proposal perdamaian kepada  Iran.

Namun indeks ditutup lebih rendah dari level tertinggi hariannya karena Iran menolak proposal gencatan senjata AS yang berpotensi mengakhiri perang.  AS menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran sedang berlangsung, namun  dibantah Iran. Menteri Luar Negeri Iran  dilaporkan mengatakan tidak ada pembicaraan dengan AS.

Bersamaan dengan tuntutan agar Iran membongkar situs-situs nuklir utamanya, AS juga menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun Iran menginginkan penutupan semua pangkalan AS di Teluk dan pembentukan pengumpulan biaya dari kapal-kapal yang melintasi selat itu.

Iran menolak dilakukan gencatan senjata, namun menginginkan pengakhiran perang sepenuhnya. Iran juga memiliki beberapa tuntutan, termasuk penghentian semua serangan dan pengakuan serta jaminan internasional atas hak Iran untuk menjalankan otoritas di Selat Hormuz.

Harga minyak mentah melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan AS dan Iran sedang bernegosiasi saat ini dan mengindikasikan Iran ingin mencapai kesepakatan perdamaian, meskipun Iran membantah adanya pembicaraan langsung dengan AS.

Selain itu, Iran menyatakan kapal-kapal yang tidak bermusuhan dapat melewati Selat Hormuz, asalkan berkoordinasi dengan otoritas Iran yang berwenang. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 7 bps ke level 4,322%, pada Rabu (25/3/2026). Harga emas spot menguat 2% di level US$ 4.558 per  troy ons, seiring koreksi harga minyak mentah. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Indeks S&P 500 Melemah Tipis, Spekulasi Kenaikan Suku Bunga Mereda

BRIEF.ID – Bursa Wall Street, New York, Amerika Serikat...

Tiga Agenda Strategis Pemerintah Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah membangun...

Prabowo: Pengadaan Barang dan Jasa Harus Terintegrasi

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan disiplin fiskal harus...

Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Turun 6% pada 2027

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menargetkan tingkat kemiskinan Indonesia...