Browsing Category

Weekly Brief

Weekly Brief

Jelang Pilpres, Pemerintah Temukan 7 Akun Hoax

April 16, 2019

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudi Antara menyampaikan bahwa di masa tenang pemilihan presiden (Pilpres) Indonesia, telah ditemukan 7 akun yang masih melakukan kampanye. Menurutnya hal tersebut merupakan tindakan yang terselubung di masa tenang saat ini.

“Dikenali sejak hari minggu jam 001 itu sudah ada 7. Instagram paling banyak,” kata Rudi di Js Luwansa Hotel, Jakarta, Senin 15 April 2019.

Rudi menjelaskan untuk mengatasi akun akun gelap dan penyebaran hoax, satgas bawaslu yang menangani hal tersebut. Hal ini dilakukan agar hoak tidak menyebar ke masyarakat Indonesia.

“Iya soal di medsos , itu kan sudah ada satgas bawaslu, Kominfo plat form , sampai dengan tadi yang konten yang di anggap melanggar undang-undang pemilu terduga ya konten terduga yang melanggar sudah ada 7. Dan kami sampaikan ke bawaslu. Karna yang menindak bawaslu.”

Economy Weekly Brief

Efektivitas Investasi Publik di Indonesia Berada di Angka 37

April 15, 2019

WASHINGTON DC – Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menghadiri Pertemuan Bilateral Indonesia-International Monetary Fund (IMF) yang membahas Public Investment Management Assessment (PIMA) di Kantor Pusat IMF, Washington DC, Amerika Serikat. Saat ini, Indonesia tengah menantikan laporan final dari IMF terkait PIMA.

Temuan awal PIMA menunjukkan bahwa gap efektivitas investasi publik di Indonesia berada di angka 37 persen yang mengindikasikan performa yang kurang bagus jika dibandingkan dengan ekonomi emerging markets. Alat diagnostik PIMA telah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan manajemen investasi publik, dalam hal desain institusional dan efektivitas. Tercatat, 7 dari 15 area disebut sebagai area dengan performa yang kurang, yakni dua area perencanaan, dua wilayah dalam alokasi bujet, dan tiga area di implementasi program.

Berdasarkan temuan PIMA, IMF menyarankan enam rekomendasi Rencana Aksi 2019-2021, yakni: 1) meningkatkan fokus capital projects dan studi kelayakannya; 2) mengidentifikasi capital projects di Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN); 3) memperkuat kerangka anggaran tahunan dengan periode tertentu untuk capital spending; 4) memperbaiki kualitas seleksi dan persiapan proyek; 5) memodernisasi Capital Portfolio Oversight and Monitoring; dan 6) memperkuat manajemen capital projects. Berbekal poin-poin di atas, pemerintah indonesia telah menyiapkan rencana aksi yang fokus pada tiga area. Pertama, meningkatkan kualitas rencana sektoral dan nasional sekaligus secara konsisten mengimplementasikan capital projects dan studi kelayakannya untuk RPJMN 2020-2024 sebagai panduan rencana strategis di kementerian/lembaga. Kedua, mengembangkan project appraisal dan mekanisme pemilihan proyek mengingat 2019 adalah waktu yang tepat untuk proyek pilot infrastruktur. Ketiga, memperbaiki Portfolio Management and Oversight.

“Berdasarkan laporan dan rencana aksi, Indonesia berharap IMF dapat memberikan dukungan teknis untuk sejumlah isu penting, di antaranya mengulas prioritas proyek dalam RPJMN, mengkaji implementasi proyek terpilih hingga saat ini, termasuk metode appraisal, telaah risiko, dan banyak pilot projects lainnya. Mengkaji semua proyek infrastruktur yang nilainya lebih dari 100 miliar rupiah atau setara dengan USD 7 juta pada 2019 dan memperluas proyek di atas Rp 10 miliar pada 2020. IMF juga diharapkan mampu untuk memberi contoh mengenai peringkat investasi besar yang didasarkan pada pentingnya dan kesiapan proyek,” tegas Menteri Bambang.

Lifestyle Weekly Brief

Faisal Basri, Indonesia Negara Terbuka akan Informasi

April 11, 2019

Jakarta, 11 April 2019 – Ekonom Senior, Faisal Basri menyatakan negara Indonesia merupakan negara yang terbuka terhadap informasi. Sehingga semua lapisan masyarakat bebas berpendapat dan berbagi informasi.

“Salah satu konsekuensi hadirnya demokrasi di suatu negara adalah keterbukaan informasi dan kebebasan berpendapat. Siapa saja seakan boleh bicara apa saja sesuka hati,” ujarnya di acara Panggung Kabaret Tek Jing Tek Jing, Jakarta, Kamis (11/4).

Namun ia menegaskan dalam berbagi informasi, masyarakat Indonesia diminta untuk mengikuti prinsip-prinsip yang baik dan benar. Hal ini dilakukan agar informasi yang diberikan tidak mengandung hoak.

“Padahal di alam demokrasi atau bukan, prinsip-prinsip kepatutan tetap berlaku. Siapa saja memang boleh bicara apa saja, sejauh hal itu didukung oleh fakta dan data. Apalagi kalau pendapat itu disampaikan kepada publik. Demokrasi tanpa menghargai tatanan sosial (social order), bukanlah true democracy, karena kita akan berada “on the dark side of democracy.”.”

Ia menjelaskan bahwa mengumbar kebohongan dan perang omong kosong, serta fitnah dalam kontestasi politik sudah kian menjadi-jadi belakangan ini, termasuk di negara yang mengaku sebagai kampiun demokrasi. Oleh arena itu, tidak menjadi pembenaran bahwa hal itu memang boleh dilakukan atau suatu kewajaran di era post-truth.

” Jika kita menganggap wajar lalu pasrah menerimanya dan oleh karena itu harus menyesuaikan diri dengan realitas baru itu, maka sesungguhnya kita sedang membiarkan terjadi pengeroposan dalam sendi-sendi bermasyarakat dan bernegara. Membiarkan bias kognitif merajalela sama saja dengan meredupkan kewargaan (citizenry) yang lambat laun mengikis peradaban. Manusia beradab adalah manusia yang memelihara free will-nya dalam bingkai tatanan sosial; jika tidak, maka kita sudah menurunkan harkat dan martabat kita sendiri.”

Economy Weekly Brief

Faisal Basri: Indonesia Tidak Dikuasi Asing

April 11, 2019

Jakarta, 11 April 2019 – Ekonom Senior, Faisal Basri menjelaskan Bangsa Indonesia sepenuhnya tidak dikuasai oleh bangsa asing. Malahan bangsa asing relatif sedikit berada di Tanah Air.

“Data justru menunjukkan Indonesia jauh dari dikuasai asing. Perekonomian Indonesia tidak saja tidak dikuasai asing, melainkan justru sebaliknya, peranan asing relatif kecil dalam pembentukan kue nasional (produk domestik bruto),” kata Faisal di acara Panggung Kabaret Tek Jing Tek Jing, Jakarta, Kamis (11/4).

Ia mengungkapkan bahwa sepanjang sejarah kemerdekaan, perekonomian Indonesia tidak pernah didominasi oleh asing. Arus investasi langsung asing (foreign direct investment)yang masuk ke Indonesia rerata setahun hanya sekitar 5 % dari keseluruhan investasi fisik atau pembentukan modal tetap bruto.

“Angka tersebut sangat kecil apabila kita sandingkan dengan negara-negara tetangga dekat seperti Malaysia dan Filipina, yang peranan modal asingnya berkali lipat jauh lebih besar dari kita. Dengan negara komunis sekalipun seperti Vietnam dan negara sosialis seperti Bolivia, kita selalu lebih kecil. Peranan investasi asing di Indonesia berada di bawah rerata Asia, apalagi dibandingkan dengan negara di kawasan Asia Tenggara. Indonesia tidak pernah mengandalkan modal langsung asing untuk memacu pertumbuhan ekonomi.”

Sedangkan, akumulasi kehadiran investasi langsung asing hingga sekarang tidak sampai seperempat dari PDB. Diakuinya belakangan ini meningkat jika dibandingkan dengan rerata selama kurun waktu 2000-2004 yang baru 7,1 %, namun masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan Vietnam 50,5 %, Bolivia 33,7 %, Asia 25,7 %, dan Asia Tenggara 66,1 %.

Weekly Brief

Grab, Junjung Tinggi Kesetaraan

April 10, 2019

Jakarta, 10 April 2019 – Managing director baru di Grab Indonesia, Neneng Goenadie mengatakan kesetaraan gender sangatlah penting, bukan hanya di dunia tapi juga di Indonesia. Hal ini dikarenakan masih banyaknya perempuan di Indonesia yang masih dianggap remeh.

Neneng menjelaskan di Grab, kesetaraan gender sangat lah dijunjung tinggi. Sehingga perusahaan tidak melihat gender baik laki-laki maupun perempuan.

“Di Grab, kita memperkerjakan seseorang tidak melihat gender dan umur, karna berdasarkan apa yang terjadi sekarang pasti di terima pekerjaan yang berumur 40 tahun tapi di Grab engga,” ujarnya di acara CEO Talks, Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (10/4).

Ia menambahkan bahwa saat ini, perempuan di Indonesia sudah maju. Terlihat banyak perusahaan-perusahaan yang dipimpin oleh perempuan.

“Kalau dilihat di Indonesia itu, pemimpin adalah wanita.”

Sementara itu, Neneng berharap kepada Pemerintah Indonesia dan swasta agar kesetaraan gender terhadap perempuan lebih diperhatikan.

Lifestyle Weekly Brief

Arie Kriting: Hanya Jokowi yang Peduli Orang Timur

April 8, 2019

Jakarta, 8 April 2019 – Komika asal Indonesia Timur, Arie Kriting menyatakan bahwa Sepanjang Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla, masyarakat Indonesia bagian Timur dapat menikmati berbagai macam fasilitas infrastruktur.

“Saya mendukung, karna hanya pak Jokowi yang peduli orang timur,” kata Arie di Menara BTPN, Jakarta Selatan, Senin (8/4).

Ia menjelaskan di tahun-tahun sebelum masa pemerintahan Jokowi, masyarakat yang tinggal di bagian timur tidak memiliki kesempatan untuk merasakan fasilitas seperti di Jawa. Tapi semenjak pemerintahan Jokowi, wilayah Indonesia Timur dapat merasakan fasilitas tersebut.

“Dulu kampung saya engga punya bioskop, tapi 2 tahun kemarin sudah punya bioskop.”

Dijelaskannya bahwa adanya fasilitas tersebut, secara tidak langsung sudah membuka gerbang lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang tinggal di bagian timur. “Sehingga sekarang banyak masyarakat yang sudah bisa bekerja di bioskop,” ujarnya.

“Dulu saya mengkritik pemerintah karena tidak peduli dengan orang timur. Tapi sekarang sudah, makanya kami siap dukung yang sudah membantu mengembangkan Indonesia Timur.”

Weekly Brief

Ratusan Seniman dan Budayawan Akan Ramaikan Koser Putih Bersatu Jokowi-Ma’ruf

April 8, 2019

Jakarta, 8 April 2019 – Masyarakat Indonesia yang tergabung dalam berbagai kelompok komunitas, pekerja seni, organisasi massa, dan relawan pendukung Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin, akan menggelar sebuah konser besar bertajuk Konser Putih Bersatu “Menuju Kemenangan Indonesia Maju” yang digelar pada tanggal 13 April 2019 nanti.

“Gerakan bareng Jokowi, gerakan yang tujuannya ingin melihat dan mendorong pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin untuk terus melanjutkan yang telah dilakukan Jokowi dan Jusuf Kalla. Karna kita merasa apa yang mereka lakukan sudah tepat dan tertata, kita mewujudkan untuk terjadi,” kata Penggagas Konser Putih Bersatu, Abdee Negara di Menara BTPN, Jakarta Selatan, Senin (8/4).

Abdee menyatakan kegiatan tersebut akan menampilkan lebih dari 500 artis, seniman, musisi, dan budayawan. Ia juga menambahkan bahwa sebanyak 1000 perwakilan tokoh masyarakat dan lebih dari 150 ribu anggota masyarakat yang tergabung dalam 138 komunitas.

“Angka ini akan terus bertambah, sehingga masyarakat yang ingin ikut Konser Putih Bersatu ini bisa datang ke GBK. Masyarakat yang datang tidak akan dikenakan biaya alias gratis.”

Dijelaskan bahwa masyarakat yang ingin hadir di Konser Putih Bersatu dapat langsung datang ke Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Namum harus mengikuti prosedur yang sudah diumumkan, seperti mendaftar terlebih dahulu. Ia menyatakan pendaftaran dilakukan agar dapat menghitung jumlah pengunjung yang datang, hal tersebut dilakukan kapasitas GBK tidak dapat memuat banyak pengunjung.

Namun ia mengatakan bahwa panitia acara akan menyediakan sebuah layar besar di luar GBK, agar masyarakat yang tidak bisa masuk dapat melihat melalui layar tersebut. “Kalau yang tidak bisa masuk ada disediakan screen besar, sehingga semua yang ada di luar bisa liat.”

Weekly Brief

Pegadaian Catatkan Rekor MURI; Pembukaan Tabungan Emas Terbanyak

April 8, 2019

Sumenep, 8 April 2019 – Meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat sampah dalam meningkatkan nilai ekonomi, PT Pegadaian (persero) menggelar kegiatan bersih-bersih dengan tema Gold for Work. Kegiatan tersebut merupakan program padat karya pemerintah yang berkolaborasi dengan program sosial Pegadaian.
Kegiatan tersebut diadakan secara serentak di 12 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan melibatkan 6.000 orang. Peserta yang terlibat dalam kegiatan Gold for Work ini, mendapatkan imbalan berupa tabungan emas dan ditetapkan sebagai rekor muri yang dihitung berdasarkan pembukaan tabungan emas dari hasil Gold for Work di 12 Kota.

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto mengatakan bahwa Gold for Work ini adalah bentuk kepedulian Pegadaian terhadap lingkungan, serta terhadap ekonomi masyarakat di Indonesia.

“Ini merupakan program pemerintah yang dikolaborasikan dengan program sosial Pegadaian, memilah sampah menjadi tabungan emas. Setiap peserta yang ikut pada Gold for Work akan diberikan upah berupa tabungan emas. Kemudian masyarakat dapat menambah saldo tabungan emas di outlet-outlet Pegadaian. Melalui ATM atau menggunakan aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS),” Kata Kuswiyoto di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (6/4).

Kuswiyoto menjelaskan untuk menukar sampah menjadi emas harus melalui proses terlebih dahulu, yaitu tim dari Pegadaian akan memilah sampah organik dan non organik, ditimbang, dan dinilai harganya. Selanjutnya tim Pegadaian akan menetapkan harganya untuk ditukar dengan tabungan emas.
“Dengan cara ini lingkungan kita akan menjadi lebih bersih dan tidak hanya itu, ekonomi kita akan meningkat karena memiliki tabungan emas yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan.”

Pada kegiatan tersebut, Kuswiyoto menyerahkan bantuan kepada warga Sumenep berupa bangunan bank sampah, mesin pres, mesin pencacah plastik, sepeda motor bak sampah, adan berbagai peralatan lainnya senilai Rp 336,8 juta.

Pada kegiatan Gold for Work juga melibatkan Ikatan Istri Pejabat Badan Usaha Milik Negara (IIP BUMN) dan Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP), yang dipimpin langsung oleh Istri dari Direktur Utama Pegadaian, Endah Kuswiyoto. Kegiatan ini, IIP dan IIKP berfokus terhadap bersih-bersih lingkungan yang diberinama Program Indonesia Bersih.

Kegiatan utama dipusatkan di Marengan Daya, Sumenep, Madura yang dihadiri Menteri Rini M. Soemarno beserta para pejabat Kementerian BUMN, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto, serta para Direksi BUMN. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan perayaan HUT Pegadaian dan HUT Kementerian BUMN.

Berikut lokasi kegiatan Gold for Work Sabtu (06/04/2019)
No Kanwil Lokasi

1 Medan Aliran Sungai Denai Sepanjang 1000 Meter – Jln Raya Menteng Kec. Medan Denai (500 meter dari lokasi bank sampah anyelir medan)

2 Pekanbaru Kecamatan Kuranji, Berdekatan dengan bank sampah area padang

3 Palembang Benteng Kuto Besak, Jembatan Ampera Palembang. Kota Palembang

4 Jakarta 1 Kebon Kosong, Kemayoran kurang lebih jarak 4km

5 Jakarta 2 Komplek Perumahan Cipondoh Makmur RW.05 Blok D&E, Kel.cipondoh makmur kec.cipondoh Tangerang

6 Bandung Stadion Bima Cirebon, Kota Cirebon Jawa Barat

7 Semarang Pantai Maron West Semarang Jawa Tengah

8 Surabaya Desa Pinggirpapas, kecamatan Kalianget, Kab. Sumenep (menuggu pergantian tempat yang baru)

9 Balikpapan Pantai Manggar Segarasari, Jl. Pantai Manggar Segarasari Manggar, Manggar Baru, Balikpapan

10 Manado Pantai Karangria Kelurahan Bitung Karangria Kecamatan Tumiting Kota Manado Sulawesi Utara

11 Makassar Jl. Seruni Pallantikang, Kec. Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (menuggu pergantian tempat yang baru)

12 Denpasar Pantai Mertasari, Jl. Pengembak, Sanur Kauh

Brands Weekly Brief

Pegadaian Rayakan Hari Jadi ke 118

April 2, 2019

Jakarta, 1 April 2019 – PT Pegadaian (persero) merayakan ulang tahun ke 118 di Kantor Pusat PT Pegadaian (persero), Jl. Kramat Raya, Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Acara tersebut dimeriahkan oleh jajaran direksi dan ribuan pegawai Pegadaian se-Jabodetabek dan diawali dengan upacara pada pukul 08.00 WIB yang dipandu oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto.

Dalam sambutannya, Kuswiyoto menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh jajaran yang ada di Pegadaian. Karena telah bekerja dengan maksimal, sehingga dapat mencatatkan pendapatan perseroan tumbuh positif. Sehingga, Ke depan semua jajaran dan Karyawan perseroan harus siap bekerja dengan penuh kesungguhan dan kemauan lebih kreatif menuju Peran & Era Baru Pegadaian di era digital.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan, manajemen, jajaran Direksi, serta Dewan Komisaris, yang telah bersama-sama membangun, merawat dan membesarkan Pegadaian hingga mencapai usia sekarang ini, dan berhasil menunjukkan kinerja terbaik, yang ditandai dengan Laba bersih Rp 2,77 triliun,” kata Kuswiyoto pada sambutannya di Acara Ulang Tahun Pegadaian ke 118, Jakarta, Senin (1/4).

Kuswiyoto menjelaskan bahwa, di tahun 2018 Pegadaian dapat berkontribusi kepada pembangunan di Indonesia dengan menyetorkan pajak sebesar Rp1,441 triliun dan Dividen Rp 1,005 triliun. Menurutnya hal tersebut merupakan pencapaian yang membanggakan bagi seluruh jajaran Pegadaian, akan tetapi semua karyawan Pegadaian diminta untuk tetap giat dalam melakukan pekerjaan. Sehingga dapat menghasilkan kinerja Pegadaian lebih meningkat lagi.

“Untuk itu saya mengajak saudara-saudaraku semua untuk menjadi lebih muda kembali di usia ke 18 (setelah melampui 1 abad), dan bekerja tidak lagi biasa-biasa saja sekedar melakukan program kerja, yang terpaku pada tenggo (misalnya : jam 8 masuk dan jam 17 pulang). Tetapi semua memiliki semangat baru dalam bekerja, kita semua harus lebih cerdas, gesit dan lincah dalam bekerja dan berperan dengan memberikan kontribusi terbaik bagi Pegadaian.”

Sementara itu, Kuswiyoto menyatakan Pegadaian akan terus melakukan inovatif produk dan sistem layanan secara online (digital) untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Bukan hanya fasilitas layanan saja yang ditingkatkan, tetapi juga menciptakan berbagai produk baru digital yang akan diluncurkan pada tahun ini.

Kuswiyoto menjelaskan dalam waktu dekat ini akan segera meluncurkan beberapa produk baru, diantaranya adalah Gadai on Demand yang merupakan program Pegadaian untuk membantu masyarakat agar lebih mudah untuk mengakses layanan perseroan kepada nasabah. Program tersebut akan bekerjasama dengan perusahaan besar berbasis layanan digital.

“Di sisi lain, Manajemen terus mendorong inovasi dengan menciptakan produk baru yang akan di launching tanggal 28 April di acara puncak perayaan HUT. Ini adalah cara menambah nasabah dan size bisnis kita. Cara lain adalah menjadikan semuanya adalah marketer, melibatkan para istri/suami dan keluarga besar untuk aktif menjadi agen penjualan, ikut men-sukseskan program Employee Get Customer dimana kegiatan kegiatan inilah yang benar benar aksi nyata menambah jumlah nasabah, ini sebagai penghargaan dan terima kasih kami, maka yang memperoleh poin paling besar , mendapat kesempatan wisata ke Eropa, dan hadiah menarik lainnya.”

Ditambahkan bahwa pengembangan saluran distribusi melalui sistem keagenan maupun digital harus terus ditumbuh kembangkan agar masyarakat semakin memperoleh kemudahan dalam meng-akses produk dan layanan Pegadaian. Sehingga, membuat Pegadaian semakin dekat dengan masyarakat, karena adanya kecepatan dalam proses pelayanan.

Weekly Brief

Presiden Jokowi Yakini Pengembangan KEK Majukan Perekonomian Setempat

April 1, 2019

Manado – Presiden RI Joko Widodo pada Senin, 1 April 2019, meresmikan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) beserta infrastruktur pendukung sarana pendidikan. Peresmian dilangsungkan di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Kota Manado, Sulawesi Utara, sebelum bertolak menuju Provinsi Papua.

Ketiga KEK tersebut ialah KEK Bitung di Sulawesi Utara, KEK Morotai di Maluku Utara, dan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan di Kalimantan Timur. Sementara infrastruktur pendukung sarana pendidikan yang turut diresmikan ialah rumah susun Institut Agama Islam Negeri Manado dan rumah susun Universitas Kristen Tomohon.

“Ini (KEK) sudah mulai (pembangunannya). Tadi saya tanya ke Pak Gubernur, yang di Bitung sudah mulai kemudian banyak investor baru yang antre di situ. Morotai tadi Pak Gubernur Maluku Utara juga sudah menyampaikan sudah dimulai di sana,” ujar Jokowi.

Dijelaskan adanya pembangunan sejumlah KEK di kawasan timur Indonesia ini akan muncul pemerataan pembangunan. KEK tersebut diharapkan dapat memajukan perekonomian setempat yang kebanyakan bergantung pada industri pengolahan bahan baku dan pariwisata.

“Kita harapkan yang dulunya kita selalu mengekspor ke luar negeri itu dalam bentuk bahan mentah nantinya akan ada pengolahan industri di dalam negeri baik untuk perikanan, baik nanti kelapa sawitnya, dan produk-produk perkebunan yang lain, termasuk di dalamnya pariwisata,” ucapnya.

Selain itu, dengan banyaknya investasi yang masuk ke wilayah tersebut seiring dengan pembangunan KEK, lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat juga diperkirakan akan terbuka lebar. Dengan itu masyarakat setempat akan turut merasakan hasil dari pembangunan tersebut.

“Industri pengolahan, industri-industri yang lain, pabrik-pabrik, akan buka di kawasan-kawasan industri ini sehingga kita harapkan terbuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya,” tuturnya.

Untuk diketahui, sejumlah KEK yang diresmikan tersebut memang memiliki fokus berupa pengolahan komoditas pertanian setempat dan perikanan. KEK Bitung misalnya, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Darmin Nasution mengatakan bahwa berdasarkan potensi wilayah dan keunggulan geostrategis wilayah tersebut, KEK Bitung seluas 534 hektare diharapkan mampu mendorong hilirisasi dan mendongkrak daya saing sektor perikanan, agro, dan farmasi.

“Fokusnya adalah pengolahan kelapa, di sini banyak kelapa. Kemudian yang kedua perikanan dan yang ketiga adalah farmasi. Ada beberapa investor yang tertarik masuk ke sini untuk industri farmasi,” ucap Darmin sebelum acara peresmian.

Adapun KEK Morotai memiliki keunggulan berupa keindahan pantai dan pemandangan bawah laut yang indah. Dahulu, Pulau Morotai diketahui juga merupakan salah satu basis militer pada Perang Dunia II sehingga berpotensi menjadi daerah wisata.

“Fokusnya adalah industri perikanan dan pariwisata karena itu adalah daerah bekas pangkalan militer peninggalan Perang Dunia II dulu sehingga cocok sebagai tempat pariwisata,” tutur Darmin.

Sedangkan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan memiliki luas 557 hektare yang akan ditujukan sebagai kawasan pengolahan kelapa sawit, energi, dan logistik. Daerah tersebut memang kaya akan sumber daya alam terutama kelapa sawit sehingga diharapkan akan menjadi pusat pengolahan komoditas tersebut beserta segala produk turunannya di samping industri lain seperti industri mineral, gas, dan batu bara.

Hingga saat ini ada 12 KEK yang ada di Indonesia. KEK akan mendapatkan berbagai insentif dan fasilitas khusus seperti kemudahan perizinan, intensif pajak, intensif kepabeanan dan cukai, fasilitas lalu lintas barang, kemudahan keimigrasian, insentif ketenagakerjaan, dan insentif pertahanan.