Bursa Saham Global dan Harga Komoditas

BRIEF.ID – Indeks di Wall Street ditutup mixed pada perdagangan Rabu (10/9/2025). Indeks S&P 500 mencapai rekor tertinggi, setelah indeks PPI di luar dugaan di bawah estimasi sehingga semakin meningkatkan optimisme pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan pekan depan, yang berpotensi akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Indeks PPI Agustus 2025 tercatat turun 0,1% MoM dari, naik 0.7% MoM di Juli 2025. Secara YoY, indeks PPI Agustus melambat menjadi 2,6% YoY dari 3,1% YoY. Selanjutnya investor akan mencermati data inflasi CPI, pada Kamis (11/9/2025).

“Indeks Dow Jones ditutup melemah akibat koreksi pada saham Apple menyusul pengumuman iPhone seri baru yang gagal mengesankan investor,” demikian dikutip dari laporan Phintraco Sekuritas, yang dirilis Kamis (11/9/2025).

Sedangkan indeks di bursa Eropa ditutup beragam dengan kecenderungan melemah. Investor menilai berita perdagangan terkini, kinerja  perusahaan dan data inflasi. Sementara itu data inflasi Tiongkok defisit 0,4% YoY di Agustus 2025 dari 0% YoY di Juli 2025. Ini merupakan deflasi yang kelima kalinya pada tahun ini, yang disinyalir mengindikasikan lemahnya permintaan masyarakat akibat ketidakpastian ekonomi yang menyebabkan masyarakat enggan melakukan konsumsi. 

U.S  10-year Bond Yield turun 3 bps ke level 4,042%, berkat data inflasi PPI yang memperkuat potensi pemangkasan suku bunga The Fed dan permintaan yang kuat dari penjualan obligasi AS oleh pemerintah. Harga emas spot menguat 0.6% di level US$ 3,645/troy oz pada (10/9/2025), setelah menyentuh rekor tertinggi di US$3,673/troy oz (9/9/2025).

Harga batu bara ditutup di posisi US$ 103,80 per ton atau melemah 1,6% pada perdagangan Rabu (10/9/2025). (Nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kuartal II-2026, Ekonomi Singapura Tumbuh 5,9%  

BRIEF.ID – Ekonomi Singapura tumbuh lebih cepat dari perkiraan...

Pasar Saham Asia Bergerak Variatif, Bursa Korea Menguat dan Tiongkok Melemah

BRIEF.ID – Pasar saham Asia bergerak variatif pada perdagangan...

Rupiah Melemah ke Level Rp17.800 Imbas Ketidakpastian Pembukaan Selat Hormuz

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah ke level...

Harga Emas Antam Melesat, Sentuh Level Rp2,7 Juta per Gram Hari Ini

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...